MINUT,Radarmanadoonline.com_ Antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi dan vulkanologi,
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar apel dan gladi kesiapsiagaan bencana lintas sektor di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut, Senin (29/12/25).
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pemerintah daerah, aparat, serta unsur pendukung lainnya dalam menghadapi kemungkinan bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada kondisi cuaca ekstrem.
Apel kesiapsiagaan dipimpin Asisten III Sekretariat Daerah Minahasa Utara, Yossy Kawengian, mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda.
Dalam sambutan bupati yang dibacakan Yossy, ditegaskan bahwa kesiapsiagaan bencana tidak boleh bersifat seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui sistem respons yang cepat, terkoordinasi, dan efektif.
“Kesiapan menghadapi bencana sangat ditentukan oleh kecepatan respons, koordinasi yang solid, serta kemampuan bertindak di lapangan,” kata Yossy Kawengian.
Ia menambahkan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media massa.
Dalam gladi tersebut, terdapat tiga fokus utama, yakni penguatan sinergi lintas sektor dalam satu komando terpadu, peningkatan responsivitas dan kemampuan adaptasi masing-masing instansi sesuai risiko sektoral dengan BPBD sebagai pusat koordinasi, serta penguatan peran masyarakat melalui pengembangan desa tangguh bencana dan edukasi publik berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Minahasa Utara Theo Lumingkewas mengatakan, gladi kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya pra-bencana yang meliputi pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan pemerintah daerah bersama masyarakat.
“Koordinasi yang baik, kesiapsiagaan personel, serta dukungan peralatan sangat dibutuhkan agar penanganan bencana dapat berjalan sesuai harapan,” ujar Theo.
Apel dan gladi kesiapsiagaan ini diikuti jajaran BPBD, para perangkat daerah, camat, perwakilan DPRD Minahasa Utara, TNI-Polri, BMKG Manado, Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, ORARI, RAPI, serta insan pers Pewarta. (Immora)

