Advertisement
Sulut

In Memoriam Noni Sulut Astrid Kumentas, Nyong Jimi Sempat Menemani ke RS, Nyong Jefifani: Suka Bersosialisasi

MANADO-Radarmanadoonline.com-Penyandang gelar Waraney-Wulan Minahasa dan Nyong-Noni Sulawesi Utara (Sulut) berduka. Wakil 1 Wulan Minahasa 2003 Astrid Kumentas S.Sos, meninggal dunia. Noni Sulut 2004 itu berpulang ke Rumah Bapa di Sorga, di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr R.D Kandou, Manado, Sabtu (10/1/2026), karena sakit kanker. Meski sakit, alumnus FISIP Unsrat tetap beraktifitas. Diantaranya, tampil menjadi MC di berbagai acara. Astrid sempat menjadi juri di talent show Pemilihan Nyong-Noni Sulut (PNNS) 2024, yang dihelat di atrium Manado Town Square (Mantos). Pada 11 November 2025 lalu, almarhumah dilantik sebagai anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado periode 2025–2029. Dalam catatan Media ini, saat masih menyandang gelar Wakil 1 Wulan Minahasa 2003 dan Noni Sulut 2004, Astrid melakoni sejumlah kegiatan sebagai duta daerah sekaligus wisata. Diantaranya, dua kali tampil di kegiatan di mancanegara. Yaitu acara Culture Show bersama tim kesenian Ikatan Waraney-Wulan Minahasa (IWWM), di Singapura dan Malaysia, pada 2004 dan 2006 lalu. Astrid juga adalah ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Ikatan Nyong-Noni Sulut (INNS) periode 2023-2026.

Wakil 1 Wulan Minahasa 2003 dan Noni Sulut 2004 Astrid Kumentas S.Sos, semasa hidup

Pada Agustus 2025 lalu, Astrid sempat berbagi inspirasi di akun IG-nya. Dia mengajak semua untuk mengikuti pola hidup sehat. Astrid juga mengajak warga mencegah penyakit kanker. Kepada para siswa sekolah dimintanya untuk melakukan imunisasi hpv bagi kelas 5 dan 6 serta kelas 9. Dimintai tanggapannya mengenai sosok perempuan cantik yang juga politisi ini semasa hidupnya, Waraney Minahasa 1992 Jimi Pinangkaan SE, M.Si, mengatakan Astrid merupakan figur yang smart, mau belajar, dan inovatif. “Saat terpilih runner up Wulan, saya mendampingi bersama teman-teman pengurus IWWM ke PNNS dan Acid (Astrid Kumentas, red) terpilih (Noni Sulut 2004),” ungkap Jimi kepada radarmanadoonline.com, Sabtu (10/1/2026) malam. Kepala Bidang (Kabid) Data dan Informasi Gender dan Anak Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3AD) Provinsi Sulut menambahkan, terakhir bertemu dengan Astrid di salah satu kegiatan. Bahkan, Nyong Jimi sempat ikut mengantar ke rumah sakit. “Dan beliau (Astrid Kumentas, red) sakit dan menemaninya ke RS (rumah sakit). Senada disampaikan Waraney Minahasa 1994, Jefifani Mawey. Wakil 2 Nyong Sulut 1996 ini mengatakan, Astrid adalah figur yang baik hati, pekerja keras dan aktif berorganisasi, baik di INNS dan partai politik. “Yang paling berkesan saat kita sama-sama aktif di organisasi INNS, Astrid aktif dan suka bersosialisasi. Terakhir saya berkomunikasi lewat WA sekitar bulan Mei, dan saat itu Astrid berjuang untuk sakitnya. Semangat hidupnya tinggi. Turut berdukacita,” ucap Jefifani yang juga ketua Dewan Pertimbangan Organisasi INNS periode 2023-2026.(axm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button