Kantor Dinas PU Minahasa dan inzet Rivai Mamonto
TONDANO – radarmanadoonline.com – Jalan Desa Maumbi Kecamatan Eris yang longsor hampir menyita setengah badan jalan tetap masuk prioritas tahun 2026 ini.
” Sebenarnya ada penanganan tahun 2025 lalu hanya saja karena efisiensi anggaran sehingga pekerjaannya bertahap,” kata Rivai Mamonto ST, Plt Kadis PU Minahasa melalui pesan whatsapp kepada media ini.
Dia mengakui jalan tersebut memang sudah dikembalikan lagi penanganannya ke Kabupaten Minahasa.
” Yang dikerjakan awal adalah pembuatan tanggul. Dan tahun ini kembali dilanjutkan,” kata Rivai, yang dilingkup PU Minahasa bukan orang baru karena pernah menjadi Kabid Bina Marga dan juga Sekdis.
Tapi pernyataan Plt Kadis PU yang bru 4 hari dilantik itu langsung dibantah warga setempat.
” PU Minahasa hanya menangani yang di Desa Seretan lalu bukan yang di Maumbi. Tidak benar jika dibilang ada penanganan dari PU Minahasa sebab longsor ini sudah 3 tahun terbiar,” kata Rendy Rantung.
Longsor di Desa Maumbi Kecamatan Eris disebut butuh perhatian serius pemerintah. Setidaknya demikian diungkapkan Hukum Tua Frenkie Lukas.
Lukas menyebut bahwa longsor tersebut jika dibiarkan lama akan dampaknya luas.
Roda perekonomian warga dari dan ke kecamatan bahkan ibukota kabupaten Tondano juga terganggu.
Ketika itu Lukas menyebut bahwa Dinas PU/Bina Marga provinsi terkesan lakukan pembiaran.
Namun begitu dikonfirmasi ke Dinas PU/Bina Marga provinsi diperoleh informasi bahwa areal yang terkena longsor itu bukan ranah mereka tapi Minahasa. (ram)

