SHANGHAI, CHINA, Radarmanadoonline.com-Liburan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi, selama sembilan hari memicu permintaan perjalanan internasional yang mencapai rekor tertinggi di Tiongkok. dan Vietnam serta Asia Tenggara mendominasi peringkat pemesanan. Industri penerbangan sipil Tiongkok, memperkirakan jumlah penumpang akan mencapai rekor tertinggi selama liburan Tahun Baru Imlek 2026 ini. Menurut data dari platform perjalanan utama, Vietnam berada di urutan teratas daftar destinasi paling populer bagi wisatawan Tiongkok, berkat peningkatan frekuensi penerbangan yang signifikan dan permintaan liburan awal tahun. Badan PenerbanganSipil Tiongkok memperkirakan bahwa lalu lintas penumpang selama periode puncak ini, dapat mencapai 95 juta, dimana per hari rata-rata sekitar 2,38 juta, dan meningkat 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penerbangan internasionalmengalami permintaan puncak, terutama di pasar regional tetangga.Vietnam dan Asia Tenggara mendominasi pasar pemesanan hotel. Data dari platform Qunar.com menunjukkan bahwa Vietnam termasuk dalam 10 destinasi teratas untuk pemesanan hotel dari pertengahan Januari hingga akhir liburan Tahun Baru Imlek. Daftar ini juga mencakup negara dan wilayah seperti Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Hong Kong (China), Singapura, Rusia, Makau (China), Australia, dan Indonesia. Sementara itu, statistik dari Tongcheng Travel per tanggal 12 Januari menunjukkan, bahwa negara- negara Asia Tenggara menyumbang sekitar 50% dari 10 destinasi penerbanga internasionalterpopuler. Destinasi terkemuka dalam hal jumlah pengunjung meliputi Singapura, Kuala Lumpur, Kota Ho Chi Minh, dan Bali (Indonesia). Bandara InternasionalBeijing Daxing, Memperluas jaringan penerbangan internasional ke kota-kota wisata. Menurut Flight Master, Thailand saat ini merupakan destinasi keberangkatan terpopuler. Namun, penerbangandari Tiongkok ke negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan Laos juga mencatat pertumbuhan yang signifikan. Sebaliknya, pasar Jepang mengalami penurunan tajam, dengan lalu lintas penerbanganmenurun sebesar 43,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk memenuhi lonjakan permintaan, maskapai penerbangan Tiongkok meningkatkan upaya untuk membuka lebih banyak rute baru. Secara khusus, China Eastern Airlines meningkatkan frekuensi penerbangan di lebih dari 50 rute internasional, mengoperasikan total lebih dari 2.800 penerbangan selama musim liburan Tahun Baru Imlek. Rute baru itu yakni penerbanganShanghai- Phu Quoc yang telah resmi beroperasi untuk melayani wisatawan pantai. Peningkatan frekuensi meliputi penerbangandari kota-kota besar di Tiongkok ke Hanoi , Singapura, Phuket, Bangkok, dan Chiang Mai terus ditambah, untuk mengoptimalkan kapasitas transportas. Seringnya Vietnam muncul dalam laporan data penerbangandan perjalanan, menunjukkan kebangkitan yang kuat dalam daya tarik pasar pariwisata domestiknya bagi pengunjung Tiongkok. Dengan kebijakan yang lebih longgar dan konektivitas udara yang lebih baik, Vietnam terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pilihan di Asia Tenggara.(bvd/ktc/dsv/axm)
