25.4 C
Manado
Rabu, Mei 20, 2026
spot_img
Beranda Nasional Satu Tahun Periode Kedua JG–KWL: Diskusi Publik Soroti Transformasi, Tata Kelola dan...

Satu Tahun Periode Kedua JG–KWL: Diskusi Publik Soroti Transformasi, Tata Kelola dan Inovasi Pembangunan

MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Diskusi Publik bertajuk “Satu Tahun Periode Kedua Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati: Konsolidasi Tata Kelola dan Akselerasi Transformasi Pembangunan Kabupaten Minahasa Utara Berbasis Inovasi dan Kolaborasi Menuju Pertumbuhan Inklusif dan Berkelanjutan” di Ruang Rapat Paripurna DPRD Minut, Senin (09/03/26).

Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi kinerja satu tahun kepemimpinan sekaligus merumuskan langkah strategis pembangunan daerah ke depan. Diskusi publik ini menghadirkan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, anggota DPRD, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, pelajar, dan insan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Novly G. Wowiling membacakan sambutan Bupati Minahasa Utara Joune J. E. Ganda mengawali kegiatan diskusi publik tersebut.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa kegiatan diskusi publik ini memiliki makna penting sebagai momentum refleksi terhadap satu tahun perjalanan periode kedua kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara sekaligus ruang untuk merumuskan langkah strategis pembangunan daerah ke depan.

Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong inovasi pelayanan publik serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media dalam mempercepat transformasi pembangunan daerah.

Melalui forum diskusi publik ini, pemerintah daerah berharap lahir berbagai gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan Minahasa Utara yang lebih maju, sejahtera, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Dr. Drs. Jackson F. Ruaw, M.Si., dalam laporannya menegaskan bahwa diskusi publik ini bukan sekadar agenda kegiatan, tetapi merupakan momentum konsolidasi pemikiran dan komitmen bersama dalam mempercepat transformasi pembangunan Minahasa Utara.

Menurut Ruaw, pembangunan daerah harus digerakkan oleh semangat kolektif yang kuat dan tidak boleh berjalan secara biasa-biasa saja. Ia menegaskan bahwa Minahasa Utara harus memiliki keberanian untuk melangkah lebih maju dalam pembangunan daerah.

“Kita tidak ingin Minahasa Utara sekadar berkembang. Kita ingin Minahasa Utara melompat. Kita ingin Minahasa Utara memimpin,” tegas Ruaw dalam laporannya.

Ruaw menjelaskan bahwa semangat tersebut tercermin dalam visi “MINUT HEBAT”, yang menekankan pembangunan daerah yang unggul dalam tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi multipihak dalam pembangunan daerah.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah ke depan tidak lagi boleh bersifat administratif semata, melainkan harus bersifat transformatif, mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat daya saing daerah, serta membuka ruang peluang baru bagi masyarakat.

Dalam laporannya, Ruaw juga menyampaikan bahwa indikator pembangunan daerah secara umum menunjukkan perkembangan positif, di antaranya tingkat kemiskinan yang tercatat 6,05 persen, lebih rendah dari target 6,94 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai 77,76, melampaui target yang ditetapkan.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa beberapa indikator strategis seperti tingkat pengangguran terbuka dan peningkatan produktivitas ekonomi daerah masih menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui kebijakan pembangunan yang lebih inovatif dan kolaboratif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini