MANADO, Radarmanadoonline.com-Perempuan adalah pahlawan dalam setiap langkah kehidupan. Namun, di balik kekuatan itu masih ada tantangan besar yang harus kita hadapi bersama. Masih ada tembok-tembok bias, diskriminasi, dan ketidakadilan yang menghalangi kemajuan perempuan. Tahun 2026 adalah tahun yang istimewa. Hal tersebut dikatakan Ketua TP- PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ny Anik Yulius Selvanus dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Ketua TP- PKK Sulut Provinsi Sulut DR. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH, pada peringatan International Women’s Day (Hari Perempuan se Dunia) dan World Cancer Day (Hari Kanker se Dunia), di atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Minggu (8/3/2026). Dikatakan, perempuan adalah tulang punggung pembangunan. Dilihat dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) Provinsi Sulut tahun 2024 sebesar 95,48 menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan yang relatif kecil antara pencapaian pembangunan manusia laki laki dan perempuan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.
Dengan kata lain, kondisi kesetaraan gender dapat dikatakan dekat dengan kesetaraan. Artinya, capaian pembangunan manusia perempuan hampir setara dengan laki laki, meskipun masih ada sedikit kesenjangan yang perlu ditangani. Umumnya, nilai ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender pada aspek aspek kunci pembangunan. Secara singkat dapat dijelaskan, bahwa nilai 95,48 adalah indikator positif yang menunjukkan bahwa provinsi sulut telah mencapai tingkat kesetaraan gender yang tinggi dalam 3 Indikator Pembentuk yakni dalam hal Kesehatan, Pendidikan dan Standar Hidup. “Hari ini, kita berdiri di sini bukan hanya sebagai peserta sebuah acara, tetapi sebagai bagian dari sebuah gerakan besar. Sebuah gerakan yang menggemakan suara kesetaraan, keadilan, dan pemberdayaan. International Women’s Day 2026 dengan tema “Hak, Keadilan, Aksi untuk Semua Perempuan” adalah seruan bagi kita semua untuk bergerak lebih cepat, lebih kuat, dan lebih bersatu dalam mewujudkan dunia yang Adil dengan Hak yang sama bagi perempuan serta anak perempuan. Perempuan adalah kekuatan yang tak terbantahkan. Kalian adalah ibu yang membesarkan generasi penerus bangsa, istri yang mendampingi suami dengan penuh kasih, nenek yang menurunkan kebijaksanaan kepada anak cucu, dan anak perempuan yang penuh mimpi dan semangat untuk mengubah dunia,” kata DR. Merry Elisabeth Kalalo, membacakan sambutan.

DR. Merry Elisabeth Kalalo, mengatakan sebagai Wakil Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, dengan penuh keyakinan menyatakan bahwa perempuan adalah tulang punggung pembangunan. Dilihat dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) Provinsi Sulut tahun 2024 sebesar 95,48, menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan yang relatif kecil antara pencapaian pembangunan manusia laki laki dan perempuan di bandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dengan kata lain kondisi kesetaraan gender dapat dikatakan dekat dengan kesetaraan. Artinya capaian pembangunan manusia perempuan hampir setara dengan laki laki, meskipun masih ada sedikit kesenjangan yang perlu ditangani. Umumnya, nilai ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender pada aspek-aspek kunci pembangunan. Secara singkat dapat dijelaskan bahwa nilai 95,48 adalah indikator positif yang menunjukkan bahwa Provinsi Sulut telah mencapai tingkat kesetaraan gender yang tinggi dalam 3 Indikator Pembentuk. Yakni dalam hal Kesehatan, Pendidikan dan Standar Hidup. Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengajak kita semua untuk mendukung kampanye “Hari Kanker Sedunia” khususnya untuk perempuan, karena kesehatan adalah simbol kekuatan dan ketangguhan. Sehatnya seorang perempuan adalah sehatnya sebuah keluarga, dan sehatnya sebuah keluarga adalah sehatnya sebuah bangsa. Mari kita jaga kesehatan kita, karena hanya dengan tubuh dan pikiran yang sehat, kita dapat terus berkontribusi dan menginspirasi.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, sehingga kegiatan ini bisa ada. Tentunya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini Dinas Kesehatan Daerah Provinsi didalamnya ada Rumah Sakit Mata, pada Ketua dan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Cabang koordinator Sulawesi Utara, dan Sponsor dari Kimia Farma Apotik Unit Bisnis Manado. Pesan saya, Perempuan Sulawesi Utara, kita adalah api yang tak pernah padam! Kalian adalah bukti nyata bahwa tidak ada mimpi yang terlalu besar, tidak ada tantangan yang terlalu berat, dan tidak ada langkah yang terlalu jauh. Kalian adalah inspirasi bagi kita semua. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik. Mari kita perkuat tekad, kobarkan semangat, dan beraksi bersama untuk mewujudkan dunia yang lebih adil, lebih setara, dan lebih manusiawi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Selamat Memperingati Hari Perempuan Internasional Tahun 2026 dan Hari Kanker Sedunia 2026. Semoga Tuhan senantiasa memberkati langkah dan kerja keras kita semua,” ucapnya. Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (P3AD) Provinsi Sulut Dr. Ir. Tienneke Adam, M.Si, tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran tentang kesetaraan gender, seruan untuk perubahan positif memajukan dan memberdayakan perempuan, dan terbebas dari tindak kekerasan. Selain itu, memberikan edukasi terkait menjaga kesehatan pada wanita, dan pentingnya mendeteksi dini kanker pada wanita. Kadis P3AD Provinsi Sulut Dr. Ir. Tienneke Adam, M.Si, juga melaporkan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini. “Hari Kanker se Dunia adalah suatu kampanye untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kanker dan mendorong pencegahan deteksi, dan pengobatan kanker khususnya pada perempuan, ” ujar Dr, Ir. Tienneke Adam.(axm)
