MANADO, Radarmanadoonline.com-“Mari jo torang samua, datang ba dekat ba dekat deng Dia. Dari Yesus torang ada kedamaian, dari Yesus torang ada sukacita, dari Yesus torang ada kes’lamatan, Yesus beserta selamanya…,. Itulah lirik lagu rohani Manado berjudul Tuhan So Pilih.


Lagu yang dipopulerkan Pdt Talita Doodoh ini dilantunkan kembali oleh penyanyi rohani kenamaan Indonesia, Maria Shandi, saat tampil di perayaan Paskah Kebangkitan Yesus Kristus Nasional 2026, di Lapangan Pohon Kasih, Kawasan Mega Mas, Manado, Rabu (8/4/2026). Lagu-lagu rohani lain yang dilantunkan Maria Shandi di perayaan Paskah yang dihadiri puluhan ribu umat denominasi Gereja di Sulawesi Utara (Sulut) dan daerah lainnya ini yaitu berjudul Mengampuni, Betapa Besar Kasih PengampunanMu Tuhan, Karna SalibMu ku Hidup, dan Sentuh Hatiku. Selain Maria Shandi, juga tampil membawakan lagu rohani penyanyi rohani, Yeshua Abraham. 

Perayaan Paskah nasional yang dipandul MC beken Tanah Air, Choky Sitohang, diawali ibadah dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th. Dalam Khotbahnya, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th, berpesan agar umat menjadikan perayaan Paskah Nasional sebagai momentum persatuan dalam melakukan kehendak-Nya. “Sebab inilah yang diinginkan oleh Tuhan Yesus dalam doa untuk murid-murid-Nya supaya mereka menjadi satu sama seperti kita, menjadi satu dalam Kristus,” ujar Pdt Wenas. Dia mengingatkan, perbedaan asal usul, suku, ras, ajaran gereja, tidak menjadikan umat terpecah belah dan saling bermusuhan. Menurutnya, Paskah menjadi pengingat bagi umat Kristen, harus bersatu sebagai umat Tuhan yang mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita. “Kita boleh juga berbeda dari segi agama dan kepercayaan, tapi jangan itu menjadi alasan untuk kita saling bermusuhan, saling membenci satu sama lain. Ingatlah bahwa kita pernah berjuang bersama-sama sebagai anak bangsa untuk merebut kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang kita cintai ini,” kata Pdt. Wenas. Dalam perayaan Paskah Nasional ini, para pendeta dan tokoh-tokoh agama dari Katolik, GMIM, GPdI, KGPM dan Advent, melakukan doa beruntun. Mereka mendoakan kedamaian dunia, kesejahteraan masyarakat, dan para pemimpin tanah air. Perayaan Paskah Nasional yang mengusung tema Supaya Kita Semua Menjadi Satu, juga menampilkan Musik Bambu Klarinet Gema Dirgantara Liwutung, dan Towuntu Lestari. Turut hadir Utusan Khusus Presiden RI, Hashim Djojohadikusumo, Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, dan Staf Khusus Menteri Agama (Menag), Gugun Gumilar. Hadir pula Gubenur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E, Kapolda Sulut Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H, Kajati Sulut, para bupati, wali kota, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.(***)
