MINUT,Radarmanadoonline.com _Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan kembali terlihat melalui pembangunan fasilitas sanitasi di SMP Negeri 2 Airmadidi.
Pada Tahun Anggaran 2025, sekolah ini menerima pembangunan toilet sehat yang bersumber dari APBD Kabupaten Minahasa Utara.
Fasilitas tersebut dinilai layak menjadi percontohan bagi sekolah-sekolah lain di daerah itu, terutama dari segi kualitas bangunan serta penerapan standar kebersihan yang baik.
Kepala SMP Negeri 2 Airmadidi, Agnes Patricia Mantiri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Minahasa Utara Joune Ganda serta Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JG-KWL) atas perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Pembangunan toilet sehat ini sangat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan layak bagi siswa dalam menjalani proses belajar,” ujar Mantiri, Rabu (15/4/2026).
Ucapan serupa juga disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara, Jofieta Supit, yang dinilai aktif mendorong percepatan pembangunan fasilitas penunjang pendidikan di sekolah-sekolah.
Selain toilet sehat, pada tahun anggaran yang sama SMP Negeri 2 Airmadidi juga mendapatkan pembangunan lapangan voli baru serta rehabilitasi lapangan basket yang kini telah digunakan siswa untuk kegiatan olahraga.
Secara teknis, toilet sehat tersebut telah memenuhi standar sanitasi sekolah, di antaranya ketersediaan air bersih, sabun cair, wastafel, tempat sampah, ventilasi yang baik, serta pencahayaan yang memadai untuk menjaga ruangan tetap kering dan higienis.
Dari sisi konstruksi, fasilitas ini menggunakan kloset jongkok dan duduk, dinding serta lantai berlapis keramik yang mudah dibersihkan, serta desain dengan warna terang untuk menciptakan kesan bersih dan nyaman.
Keberadaan fasilitas ini memberikan dampak positif, tidak hanya meningkatkan kenyamanan siswa, tetapi juga membantu mencegah penyebaran penyakit serta mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.
Dengan pembangunan ini, SMP Negeri 2 Airmadidi diharapkan dapat menjadi contoh penerapan standar sanitasi sekolah di Kabupaten Minahasa Utara serta mendorong peningkatan kualitas lingkungan pendidikan secara menyeluruh. (*/More)
