27.4 C
Manado
Sabtu, April 25, 2026
spot_img
Beranda Celebrity Sulut Tanpa Gelar, Agnes Rahajeng ke Miss Supranational, Stevany Nayoan Gelar Atribut 

Sulut Tanpa Gelar, Agnes Rahajeng ke Miss Supranational, Stevany Nayoan Gelar Atribut 

Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng

JAKARTA, Radarmanadoonline.com-menyusul terpilih dan dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng resmi mewakili Indonesia untuk berkompetisi di ajang Miss Supranational 2026.

Sebelumnya, Agnes-sapaan perempuan cantik kelahiran California, Amerika Serikat (AS), 13 Januari 2000, mampu menyisihkan 44 finalis lain, di malam puncak Pemilihan Puteri Indonesia (PPI), Jumat (24/4/2026) malam, hingga Sabtu (25/4/2026), dini hari di Jakarta International Convention Center (JICC).

Dengan kemenangan itu, Agnes membawa pulang sejumlah hadiah termasuk beasiswa dari Universitas Indonesia (UI).

Di PPI ke-29 ini, perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Gery Cahyanika Monoarfa gagal meraih gelar.

Langkah Gery terhenti di posisi 16 besar.

Finalis berdarah Kawanua yang mewakili Papua, Glorya Stevany Yame Nayoan meraih gelar atribut, yaitu Puteri Indonesia Teknologi dan Inovasi 2026.

Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia Lingkungan 2026 Victoria Titisari Kosasieputri, Puteri Indonesia Pariwisata 2026 Karina Moudy Widodo, dan Puteri Indonesia Pendidikan 2026 Gisela Bellezia Alma Tessalonica.

Kemenangan ini membuat mata Agnes Aditya Rahajeng berbinar disertai senyuman yang terus merekah.

Mahkota kemenangan pun disematkan di kepalanya, dibantu oleh Firsta Yufi Amarta Putri selaku Puteri Indonesia 2025, tidak lama setelah namanya diumumkan sebagai pemenang.

Kemenangan ini tentu saja tidak didapat dengan mudah.

Alumnus Universita Pelita Harapan (UPH), yangberpostur tinggi badan 172 Cm ini, melalui proses yang panjang menyisihkan puluhan finalis lainnya.

Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng, Puteri Indonesia Lingkungan 2026 Victoria Titisari Kosasieputri, Puteri Indonesia Pariwisata 2026 Karina Moudy Widodo, dan Puteri Indonesia Pendidikan 2026 Gisela Bellezia Alma Tessalonica.

Dan, kemenangan itu juga menjadi bukti nyata putri pasangan Christoporus Harno dan Maria Ekawati ini, merupakan sosok yang memiliki kecerdasan, kepribadian yang baik dan menarik, serta kepedulian sosial yang sangat menonjol.

Kecerdasan adik dari Miss Indonesia 2014 Maria Rahajeng, dan Elizabeth Rahajeng itu, terlihat saat dia memberikan jawaban dengan baik dan berhasil memukau dewan juri pada babak empat besar.

Pertanyaan yang disodorkan kepada Agnes adalah soal langkah yang akan dilakukan seandainya Agnes dihadapkan pada situasi antara berangkat ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan karena beasiswanya diterima atau menunggu ibunda yang baru menerima hasil tes kesehatan yang tidak baik.

Agnes pun memberikan jawaban dengan sangat menarik.

Tanpa ragu, dia memilih untuk membersamai ibunda disaat situasi dilematis tersebut.

“I will choose my mother because i think the opportunity will always come but life is happen once, and i think nothing, everything is meant for us will never escape us, dreams, careers, scholarship, but time with our parents is precious,” ujar Agnea.

“My mother standing in the audience right now, and she want me prioritize myself and pursue my dream scholarship, pursue my dream career, and pursue my dreams.

But i know that her sacrifices has got me here on stage tonight.

And that’s why i choose my mother,” imbuhnya.

Para pemenang Puteri Indonesia 2026 foto bersama

Pada putaran babak dua besar, pemeran film Heartbreak Motel (2024), berhadapan dengan dengan Victoria Titisari Kosasieputri, finalis dari Bali.

Setelah berdiri berhadapan cukup lama, akhirnya diumumkan Agnes Aditya Rahajeng sebagai pemenang Puteri Indonesia 2026.

Victoria menyandang gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2026.

Puteri Indonesia Pariwisata diraih oleh wakil DKI Jakarta 3 Karina Moudy Widodo.

Adapun gelar Puteri Indonesia Pendidikan diraih wakil DKI Jakarta 2 Gisela Bellezia Alma Tessalonica.

Menariknya, keempat pemenang Puteri Indonesia 2026 tersebut mendapatkan beasiswa S2 dan S3 dari Universitas Indonesia.

Pemenang PPI 2026 lainnya yaitu Puteri Indonesia Kebudayaan 2026 Nilam Onasis Sahputri (Kalimantan Utara), dan Puteri Indonesia Teknologi dan Inovasi 2026 Glorya Stevany Yame Nayoan (Papua).(jpc/rdm/axm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini