25.4 C
Manado
Minggu, Mei 17, 2026
spot_img
Beranda Lifestyle Teknologi Ojol Ikut Dorong Perekonomian Masyarakat

Ojol Ikut Dorong Perekonomian Masyarakat

MANADO-Radarmanadoonline.com- Transformasi layanan ojek online di Sulawesi Utara kini memasuki fase yang lebih matang. Tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, kehadirannya telah menjelma sebagai bagian penting dalam ritme kehidupan masyarakat modern.
Hal itu dikatakan pemerhati sosial kemasyarakatan Alvine Brusly Geoge Ratag.
Seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas yang cepat dan fleksibel, ojek online mampu menjawab tantangan tersebut dengan layanan yang praktis dan mudah diakses.
“Berbekal teknologi aplikasi, masyarakat kini dapat melakukan perjalanan dengan efisien tanpa harus bergantung pada moda transportasi konvensional,” sebut Ratag di Manado, (6/5/2026).
Menurut dia, selain banyak membantu dibidang transportasi, para ojol konsistensi dalam kepatuhan. Dimana
para pengemudi ojek online di Sulut menunjukkan komitmen tinggi terhadap aturan yang berlaku.
“Kepatuhan ini terlihat dari kelengkapan berkendara, disiplin lalu lintas, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan bagi penumpang serta pengguna jalan,” jelasnya.
Ratag menuturkan, budaya kerja yang tertib ini menjadi nilai tambah yang memperkuat citra positif layanan ojek online dimata masyarakat.
“Kontribusi nyata bagi ekonomi kecil
Tidak dapat dipungkiri, sektor ini telah membuka peluang ekonomi yang luas. Banyak masyarakat yang kini menjadikan ojek online sebagai sumber penghasilan utama maupun tambahan,” katanya.
Ia menambahkan, selain itu, pelaku usaha kecil juga semakin terbantu dengan layanan pengantaran yang memperluas jangkauan pasar mereka tanpa perlu biaya besar untuk membuka cabang usaha.
“Arah masa depan transportasi daerah
melihat perkembangan yang ada, ojek online berpotensi menjadi bagian dari sistem transportasi terintegrasi di masa depan. Dengan dukungan regulasi yang tepat, layanan ini dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Dengan demikian ujarnya, ojek online di Sulawesi Utara telah membuktikan bahwa inovasi berbasis teknologi mampu berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Terbukti efektif mengatasi pengangguran sebagai solusi jangka pendek dan informal. Lebih dari 50% mitra ojol sebelumnya merupakan korban PHK atau tidak memiliki penghasilan. Sektor ini menyerap tenaga kerja muda dan lulusan SMA/SMK dengan cepat,” tutup Ratag. (*/r am)

Baca Juga:  Xiaomi TV Catat Pertumbuhan 1,5% di Paruh Pertama 2025, Mini LED Jadi Andalan

Bagaimana Pendapatmu?