25.6 C
Manado
Selasa, Mei 19, 2026
spot_img
Beranda Pendidikan Polimdo Hadapi Efisiensi Anggaran, Polimdo Gandeng BJKW VI Makassar Tingkatkan Kompetensi Dosen Konstruksi

Hadapi Efisiensi Anggaran, Polimdo Gandeng BJKW VI Makassar Tingkatkan Kompetensi Dosen Konstruksi

MANADO, RADARMANADOONLINE.COM — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) bidang metodologi. Kegiatan yang berlangsung pada 18 hingga 22 Mei 2026 di Hotel Ibis Manado ini menjadi langkah strategis institusi dalam memperkuat kualitas pengajar di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Program ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara Polimdo dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) VI Makassar. Sebanyak 24 dosen dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin mengikuti pelatihan intensif tersebut.

Strategi Menjawab Efisiensi Anggaran

Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, mengakui bahwa efisiensi anggaran hingga 50% yang dialami kampus saat ini menjadi tantangan besar dalam pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, tanpa dukungan pihak eksternal, kesempatan untuk mengirimkan delegasi dosen dalam jumlah banyak sangat terbatas.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran hampir 50%, akan sangat sulit jika kami mengandalkan dana internal untuk program sebanyak ini. Dukungan dari BJKW Wilayah VI adalah peluang besar yang memungkinkan para dosen mendapatkan sertifikasi asesor secara komprehensif,” ungkap Mareyke dalam arahannya.

Filosofi Link and Match di Dunia Vokasi

Lebih lanjut, Mareyke menekankan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan inti dari filosofi pendidikan vokasi selama 30 tahun terakhir, yakni menciptakan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Ia menegaskan bahwa dosen memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memiliki sertifikasi sebelum menilai kompetensi mahasiswa.

“Dosen harus lebih dulu kompeten sebelum bisa menilai mahasiswanya kompeten. Proses ini tidak bisa diwakili, setiap dosen harus melaluinya agar standar lulusan kita diakui secara profesional,” tegas Mareyke.

Harapan bagi Keberlanjutan Sektor Konstruksi

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Polimdo juga menyoroti peran vital BJKW sebagai mitra strategis. Mengingat Polimdo sebagai Satuan Kerja (Satker) yang melayani mahasiswa dalam jumlah besar dengan kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau, Mareyke berharap dukungan pemerintah terhadap anggaran BJKW dapat terus terjaga.

Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang untuk menghasilkan tenaga pengajar yang tersertifikasi, guna mencetak SDM konstruksi di Sulawesi Utara yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja nasional maupun global.

polimdo.ac.id

(ivn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini