27.7 C
Manado
Minggu, Juli 5, 2026
spot_img
Beranda Nasional Kuliah Umum dari SKK Migas dan JOB Tomori di Unsrat, Perkuat Literasi...

Kuliah Umum dari SKK Migas dan JOB Tomori di Unsrat, Perkuat Literasi Energi Kepada Mahasiswa

blank

MANADO —Radarmanadoonline.com-Upaya memperkuat literasi energi generasi muda melalui peningkatan pemahaman industri hulu minyak dan gas bumi (migas), aspek geologi, serta literasi keuangan dalam mendukung ketahanan energi nasional menjadi perhatian SKK Migas dan Pertamina melalui anak perusahannya JOB (Join Operating Body) Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi.
Hal tersebut dituangkan melalui kuliah umum di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, pada Rabu ( 20/5/2026).
JOB (Joint Operating Body) Pertamina Ini merujuk pada bentuk kerja sama operasi antara PT Pertamina dan perusahaan minyak/gas swasta dalam mengelola suatu wilayah kerja migas (blok).
JOB dibentuk berdasarkan Production Sharing Contract (Kontrak Bagi Hasil) dengan negara. Sementara SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) dikenal sebagai lembaga pemerintah Indonesia yang dibentuk untuk mengelola dan mengawasi kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi.
blank
WR IV Unsrat bersama Lely Sondakh dari SKK Migas Sulawesi-Kalimamtan
Kuliah umum tersebut dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Penganggaran, dan Kerja Sama, Prof Ir Steenie Edward Wallah, M.Sc, Ph.D, IPU.
Kegiatan yang dilangsungkan di lantai 4 rektorat Unsrat mengangkat tema “Bridging Energy & Finance for Future Professionals: Ngerti Hulu Migas, Melek Finansial, Siap Karir”. Intinya, menjembatani energi dan keuangan.
Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian B.A Sompie, M-Eng, IPU-Asean, Eng melaluo Wakil Rektor IV , menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri yang dinilai mampu memperluas wawasan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman praktis.
“Serta tentunya memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan dunia kerja,” kata Wallah.
Manager Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi, Lely M.W. Sondakh, menyampaikan bahwa penguatan literasi energi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman generasi muda terhadap sektor energi yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.
“SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam pengelolaan dan pengawasan kegiatan usaha hulu migas dijalankan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), ” kata Lely.
Karenanya, lanjut dia, mereka memiliki komitmen untuk memastikan keberlanjutan industri hulu migas nasional.
Melalui kegiatan kuliah umum ini, kata dia, mereka ingin memperkenalkan peran strategis sektor hulu migas dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
” Hal ini, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah serta visi Presiden dalam mewujudkan Asta Cita ketahanan energi bagi Indonesia,” ujar Lely.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuka wawasan generasi muda mengenai peluang kontribusi dan pengembangan karier di sektor energi pada masa mendatang.
Pada sesi materi, Nindy Puspaningtyas dari SKK Migas Kalsul memaparkan pengelolaan kegiatan usaha hulu migas di Indonesia.
Mulai dari regulasi, pengelolaan wilayah kerja, mekanisme kontrak kerja sama, hingga karakteristik industri hulu migas yang memiliki risiko tinggi, padat modal, dan membutuhkan dukungan teknologi serta sumber daya manusia yang kompeten.
Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya industri hulu migas dalam mendukung pasokan energi nasional dan pembangunan daerah.
Selanjutnya, Narendra Supangat, S.E, S.Kom, M.M, dari JOB Tomori menjelaskan pentingnya keterlibatan pemangku kepentingan, komunikasi yang efektif, serta hubungan harmonis dengan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan operasi industri energi dan ketahanan energi nasional.
Pada sesi berikutnya, Teddy Irano, S.T., M.T., membahas peran geologi dalam industri hulu migas, khususnya dalam proses eksplorasi dan pengembangan lapangan migas.
Disini, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai proses pencarian hidrokarbon melalui pendekatan geologi dan geofisika serta pentingnya pemanfaatan teknologi dan sumber daya manusia yang kompeten dalam mendukung penemuan cadangan energi baru.
Sementara , Aditia Sukoco, S.E., Ak., C.A., memperkenalkan perspektif industri energi dari sisi pengelolaan keuangan, investasi, dan pembangunan pola pikir finansial bagi generasi muda sebagai bekal menghadapi dunia profesional.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai industri energi nasional, tetapi juga wawasan lintas disiplin ilmu yang menghubungkan aspek teknis, geologi, dan finansial.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat literasi energi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, serta siap berkontribusi mendukung masa depan energi Indonesia.
blank
Produk CSR JOB Tomori Pertamina Medo
Menurut Dini Olii, PR JOB Tomori Pertamina Medco yang terundamg ada 200 orang yang terdiri dari dosen, staf, mahasiswa terwakili dari BEM dan MPM.
Juga, para praktisi industri dan pemangku kepentingan sektor energi.
“Hal ini guna memberikan wawasan mengenai keterkaitan industri hulu migas, aspek teknis, dan pengambilan keputusan berbasis data sebagai bagian penting dalam pengelolaan sektor energi nasional,” urai Dini . (r a m)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini