MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama Korem 131/Santiago meresmikan Jembatan Perintis Garuda 131/Stg di Desa Talawaan Bantik, Kecamatan Wori, Senin (26/05/26).
Jembatan sepanjang 52 meter itu menjadi jembatan perintis pertama di Provinsi Sulawesi Utara yang selesai dibangun dan diresmikan dalam program pembangunan jembatan gantung TNI AD melalui Kodam XIII/Merdeka.
Peresmian dilakukan bersama Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah serta menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan.
Bupati Joune Ganda mengatakan pembangunan jembatan itu sangat membantu pemulihan akses masyarakat setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir, keberadaan jembatan baru tersebut akan mempermudah aktivitas sosial dan ekonomi warga di Desa Talawaan Bantik dan sekitarnya.
“Berkat program Presiden Prabowo Subianto yang dikerjakan prajurit Kodim 1309/Manado, kini jembatan ini menjadi kokoh dan sangat membantu akses masyarakat,” kata Joune Ganda.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Korem 131/Santiago dan Kodim 1309/Manado, atas percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan masyarakat Talawaan Bantik, kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta jajaran TNI pusat dan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip mengatakan Sulawesi Utara mendapat alokasi 20 jembatan dalam program tahap III dan IV, termasuk 11 jembatan gantung.
Ia menyebut Minahasa Utara menjadi daerah pertama di Sulawesi Utara yang meresmikan jembatan gantung program tersebut.
“Kami berharap jembatan ini dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Martin.
Peresmian turut dihadiri Dandim 1309/Manado, Wakapolres Minahasa Utara, Kadis PUPR Minut Marce Lidya Warouw, Kaban Kesbangpol Sammy Rompis, Camat Wori, serta jajaran Korem 131/Santiago dan pemerintah desa setempat. (*/Rommy)
