24.5 C
Manado
Minggu, Juli 5, 2026
spot_img
Beranda Nyong Nona Manado Lantunkan Tuhan Yesus Baik, Finalis PNNM 2026 Ibadah Bersama, Anggelion Gloria, S.Th:...

Lantunkan Tuhan Yesus Baik, Finalis PNNM 2026 Ibadah Bersama, Anggelion Gloria, S.Th: Jangan Sombong Ketika Berhasil

blank

MANADO, Radarmanadoonline.com-Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik. Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik. Tuhan Yesus baik, sungguh amat baik Untuk selama-lamanya Tuhan Yesus baik…, Itulah lirik lagu rohani berjudul “Tuhan Yesus Baik”.

blank
KHIDMAT: Finalis PNNM 2026 saat mengikuti ibadah bersama di Klabat Room, hotel Gran Puri, Manado, Minggu (5/7/2026) siang.(foto/alex mamahit)

Lagu rohani itu dilantunkan oleh para finalis Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2026, saat ibadah bersama, di Klabat Room, hotel Gran Puri, Manado, Minggu (5/7/2026) siang. Ibadah yang berlangsung khidmat serta penuh dengan nuansa keimanan ini dipimpin finalis Nona Manado 2026, Anggelion Gloria Rorimpandey S.Th. Pembacaan Alkitab di kitab Mazmur 67:1-8 dengan judul “Nyanyian Syukur Karena Segala Berkat Allah”. Anggelion Gloria Rorimpandey S.Th, dalam khotbahnya mengajak jemaat khususnya finalis Nyong-Nona Manado 2026, untuk memahami arti berkat yang sejati, bersyukur atas pemeliharaan Tuhan, serta menyadari tanggung jawab iman dalam mengelola berkat tersebut, agar menjadi berkat juga bagi sesama. Finalis Nona Manado 2026 mewakili kecamatan Pal Dua itu, mengatakanempat poin utama isi Firman Tuhan. Yaitu segala sesuatu yang kita nikmati hari ini-nafas hidup, kesehatan, dan kemampuan bekerja bukan semata-mata karena kehebatan atau kerja keras kita, melainkan mendahului itu semua, karena kasih karunia dan kemurahan hati Tuhan. ” Saat ini kita berada di sini sebagai Nyong dan Nona Manado itu bukan karena kehebatan dan kecantikan, bahkan kegantengankita. Tetapi, Tuhan mengizinkan kita ada di tempat ini. Dan ketika kita ada di tempat ini, kita harus menjadi berkat bagi orang lain lewat kesempatan yang Tuhan berikan,” ujar Anggelion. Tujuan Tuhan memberkati kita, kata Anggelion bukan sekadar untuk menimbun harta atau menambah saldo rekening, melainkan agar semakin banyak orang mengenal Tuhan melalui kita. “Berkat harus terus mengalir (seperti air bersih), bukan ditampung sendiri hingga menjadi “bau”,” sambungnya. Dikatakan Anggelion, berkat Tuhan tidak mengenal batas. ” Sebagai orang percaya, kita seharusnya dikenal karena kasih kita yang nyata kepada sesama (membantu tetangga yang kesulitan, mendoakan yang sakit, menghibur yang berduka). Sehingga, orang lain dapat melihat kemuliaan Tuhan,” sambungnya. Di bagian lain khotbahnya, Anggelion mengatakan implikasi kehidupan, selalu bersyukur, jangan hanya bersyukur saat berhasil atau sukses. “Tetapi, bersyukurlah karena Tuhan terus memelihara hidup kita sehari-hari. Tetap bekerja dengan rajin. Doa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Tuhan memberkati tangan yang bekerja, bukan tangan yang hanya dilipat. Sebaliknya, kerja keras tanpa Tuhan pun akan sia-sia,” katanya. Dia mengingatkan finalis Nyong-Nona Manado 2026, untuk menjadi berkat. “Jika Tuhan memberikan kecukupan atau kelebihan, ingatlah untuk membagikannya kepada sesama (keluarga yang membutuhkan, janda, lansia, anak sekolah, dan pelayanan Gereja). Berkat menjadi semakin indah saat dibagikan. Jangan sombong ketika berhasil, selalu rendah hati, dan akui bahwa keberhasilan bukan karena kehebatan manusia, melainkan karena Tuhan yang memberkati.Sebab, berkat yang sejati bukan hanya apa yang ada di tangan kita, melainkan ketika hidup kita menjadi saluran berkat bagi orang lain,” kata Anggelion menutup khotbahnya. Puji-pujian di ibadah yang bertema Tanah Telah Memberi Hasilnya, Tuhan Allah Memberkati Kita, dibawakan oleh finalis Nyong-Nona Manado 2026 yang berulang tahun (Ultah) di tanggal ganjil dan finalis yang berultah di tanggal genap.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Gunakan Botol Isi Ulang dan Tas Belanja Kain, Dr. Herawaty: Nyong-Nona Manado Garda Terdepan Promosi Wisata Ramah Lingkungan

blank

blank
KHADIM: Anggelion Gloria Rorimpandey S.Th, saat memimpin ibadah.(foto/alex mamahit)

Selain ibadah bersama, kegiatan di hari pertama karantina 22 finalis PNNM 2026 ini, yaitu make up dan hairdo class. Selanjutnya, videoshot, table manner, dan Malam Keakraban. Grand final PNNM 2026 Digelar di Gedung Mission Center GMIM, Ring Road, Malendeng, Manado, 7 Juli 2026. Turut hadir di kegiatan hari pertama karantina 22 finalis PNNM 2026, Sekretaris Umum Ikatan Nyong-Nona Manado Resa Yan Sambuaga, SE, Ketua Panitia PNNM 2026, Brayen Kirel Sundalangi S.H, dan beberapa panitia PNNM 2026 lainnya. Sementara itu pelaksanaan PNNM 2026 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-403 Kota Manado, 14 Juli 2026, kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, TP-PKK Manado, Dinas Pariwisata Manado, Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), dan sponsor. Media partner, radarmanadoonline.com. Selengkapnya ke-22 finalis PNNM 2026, yaitu finalis Nyong Manado, Andi Harunsyah Peter Noel Weenas S.H, CPLA, (Wenang) Dedi Raka Darmawan (Mapanget), Fatan Alfan AL-Syams (Singkil), Gabriel Fernando Repi (Wanea), Jedidya Darren Alexander Antou (Sario), Liem Daniel Nathanael Pelle (Paal Dua), Mickey Milford Tatiwakeng (Bunaken Kepulauan), Marvin Chrisna Wewengkang (Bunaken), Owen Patrick Wuntu (Malalayang), Pujangga R Narande (Tuminting), dan Rafael Dwi Putra Momongan, S.S (Tikala). Finalis Nona Manado, Anggelion Gloria Rorimpandey S.Th (Paal Dua), Annisa Novia Latado (Tuminting), Brigita Abigail Surentu Manoppo (Mapanget), Evangelista Alicia Christy Pongoh (Sario), Gabriella Ruth Fransien Lasut S.Tr.M (Malalayang), Fitri Ramadini Sarumpia (Singkil), S.E, Meyvindah Sekyna Rahel Kesek (Wenang), Marsya Felicia Maspaitella (Bunaken Kepulauan), Sarah Selomitha Adelviena Rachman Gerung (Wanea), Tirsa Natalia Sondakh S.E (Tikala), dan Yudea Zaitunia Tunari (Bunaken).(axm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini