MANADO,Radarmanadoonline.com_Pelaksanaan seleksi pemain muda untuk skuad Elite Pro Academy (EPA) 2026 Garudayaksa FC di Stadion Klabat, Manado, resmi berakhir pada Minggu (5/7/2026), setelah berlangsung selama dua hari, 4–5 Juli 2026.
Sebanyak 169 pemain dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara mengikuti seleksi pada kelompok usia U-16, U-18, dan U-20. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi talenta muda daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang menembus kompetisi elite nasional bersama Garudayaksa FC.
Tim Pelatih Teknis Garudayaksa FC, Mukhlis Nur, mengungkapkan sejumlah pemain telah menunjukkan kualitas yang memenuhi standar penilaian tim pelatih. Sementara itu, peserta lainnya masih akan menjalani evaluasi lanjutan melalui rekaman video dan dokumentasi pertandingan sebelum keputusan akhir ditetapkan.
“Sudah ada beberapa nama yang secara kasat mata memenuhi standar penilaian. Namun, sebagian pemain lainnya masih akan kami evaluasi kembali melalui rekaman video dan dokumentasi pertandingan. Seluruh proses dilakukan secara objektif agar pemain yang dipilih benar-benar layak. Hasil seleksi akan diumumkan paling lambat 8 Juli 2026,” ujar Mukhlis.
Menurutnya, kualitas dasar pemain muda Sulawesi Utara cukup menjanjikan. Selama dua hari seleksi, tim pelatih melakukan penilaian secara bertahap, mulai dari kemampuan teknik individu hingga pemahaman taktik dalam situasi pertandingan.
“Hari pertama kami fokus pada kemampuan dasar seperti passing, receiving, dan ball control. Hari kedua penilaian berlanjut pada aspek permainan, mulai dari pola menyerang, organisasi pertahanan, hingga transisi bermain,” jelasnya.
Mukhlis juga menyampaikan salam serta apresiasi dari manajemen Garudayaksa FC kepada Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, atas dukungan dan perannya dalam mengoordinasikan pelaksanaan seleksi Elite Pro Academy (EPA) 2026 di Sulawesi Utara.
Sementara itu, mantan pengurus PSSI Sulawesi Utara, Hengky Kawalo, menilai kehadiran seleksi EPA Garudayaksa FC menjadi momentum penting bagi pemain muda Sulawesi Utara untuk menembus level sepak bola nasional. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan seleksi tidak terlepas dari dukungan dan komitmen Joune Ganda dalam mendorong pembinaan sepak bola usia dini di daerah.
“Sebagai insan sepak bola, kami memberikan apresiasi kepada manajemen Garudayaksa FC yang telah menggelar seleksi di Sulawesi Utara, khususnya di Manado. Kami juga mengapresiasi Pak Joune Ganda yang berinisiatif menghadirkan kegiatan ini sehingga talenta-talenta muda Sulut memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan mereka di hadapan tim pelatih nasional,” kata Hengky.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, insan olahraga, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperkuat pembinaan sepak bola usia muda di Sulawesi Utara.
“Kolaborasi antara pengurus olahraga dan kepedulian tokoh masyarakat seperti Pak Joune Ganda menjadi kunci. Komitmen beliau yang konsisten membuat pembinaan dan kompetisi usia dini di Sulawesi Utara terus berjalan,” pungkasnya.
