27.7 C
Manado
Selasa, Juli 7, 2026
spot_img
Beranda Nyong Nona Manado Ingatkan Finalis Tidak Lupa Diri, dr Lidya: Panitia PNNM Dari Tahun ke...

Ingatkan Finalis Tidak Lupa Diri, dr Lidya: Panitia PNNM Dari Tahun ke Tahun Semakin Inovatif

MANADO, Radarmanadoonline.com-Pelaksanaan Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2026, kembali menuai apresiasi.

blank
Ketua Umum Ikatan Nyong-Noni Sulut, dr Lidya Evalien Tulus M.Kes.(foto/dok)

Kali ini, apresiasi sekaligus dukungan terhadap PNNM 2026, disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Nyong-Noni Sulut (INNS), dr Lidya Evalien Tulus M.Kes. Kepada Media ini dr Lidya Tulus, mengatakan panitia pelaksana PNNM dari tahun ke tahun semakin inovatif ditengah efisiensi anggaran pemerintah daerah, tetap berusaha dengan profesionalismenya yang didukung penuh Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM) yang diketuai dr Albert Pongoh. Noni Sulut 1995 ini juga merespons positif penampilan para calon duta Kota Tinutuan yang tampil memukau dengan beragam talent di talent show. Saat itu, salah seorang finalis membawakan talent dengan menggunakan teknologi Artificial Intelligence atau AI. Diketahui, talent menggunakan AI ini merupakan yang pertama di talent show PNNM. “Sebagai Ketua Umum Ikatan Nyong Noni Sulut, saya juga mengapresiasi penyelenggaraan PNNM 2026, dengan salah satu rangkaian acaranya adalah talent show. Dan ternyata, generasi muda terbaik Manado yang mengikuti PNNM sebagai finalis Nyong Nona Manado, juga ada yang bisa menggunakan teknologi canggih saat ini yang lagi tren, yaitu AI untuk talent shownya,” kata dr Lidya kepada radarmanadoonline.com, Senin (6/7/2026) malam. Hal itu, kata Wulan Minahasa 1994 ini membanggakan, bahwa generasi muda Manado juga smart dan inovatif, serta tidak kalah dengan kota-kota besar di dunia yang sangat mahir menggunakan AI untuk aktivitas di jaman now ini. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Utara (Sulut) ini, juga menaruh harapannya terhadap para wakil dari 11 kecamatan di Manado itu. “Pesan dan harapan kakak, tentunya buat semua finalis Nyong Nona Manado 2026, agar menggunakan kesempatan ini dengan maksimal. Dan jadikan ajang (PNNM, red) ini sebagai wadah bersaing yang sehat dan saling support satu dengan yang lain, untuk membuktikan bahwa generasi muda Manado mewarisi falsafah Sam Ratulangi Si Tou Tumou Timou Tou, yaitu Manusia hidup untuk memanusiakan manusia yang lain. Sehingga, para finalis setelah malam final dan terpilih jadi pemenang tidak lupa diri, tapi bersama-sama satu dengan yang lain membantu pemerintah Kota Manado dan Provinsi Sulut, menjadi duta generasi muda yang mempromosikn program-program pemerintah terutama di bidang kepariwisataan dan kebudayaan. Selain itu, menjadi contoh dan teladan bagi semua anak-anak muda di Kota Manado tentunya,” ujar dr Lidya.(axm)

Baca Juga:  Pendaftaran Dibuka, Brayen Sundalangi Ketua Panitia Pemilihan Nyong-Nona Manado 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini