23.6 C
Manado
Sabtu, Juli 18, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Tarian Lili Royor ‘Marerendeman’ Warnai Fun Run 5K di Desa Wisata Tumaluntung,...

Tarian Lili Royor ‘Marerendeman’ Warnai Fun Run 5K di Desa Wisata Tumaluntung, Richard Kamagi Dorong Generasi Muda Cintai dan Lestarikan Budaya

blank

MINUT,Radarmanadoonline.com_Penampilan Tarian Lili Royor “Marerendeman” kelompok lansia Tumaluntung menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian Fun Run 5K di Desa Wisata Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara, Jumat (17/7/26).

Atraksi budaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Desa Tumaluntung untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.

Tarian tradisional yang ditampilkan di area Mataluntung Coffee lokasi start dan finis kegiatan, mendapat sambutan hangat dari peserta dan pengunjung. Penampilan para lansia menjadi simbol bahwa budaya tidak mengenal batas usia serta tetap dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Lili Royor merupakan salah satu tarian tradisional khas Minahasa Utara yang biasa ditampilkan untuk menyambut tamu dalam berbagai kegiatan adat maupun acara resmi. Tarian ini merepresentasikan nilai kebersamaan, gotong royong, keramahan dan semangat persaudaraan masyarakat Tonsea.blank

Baca Juga:  Gerakan Swasembada Pangan, Pemkab Minut Safari Tanam Padi dan Jagung di Rap-Rap

Hukum Tua Desa Wisata Tumaluntung, Richard Stevanus Kamagi, mengatakan pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Menurutnya, kemajuan zaman tidak boleh membuat generasi muda melupakan jati diri dan warisan budaya daerah.

“Budaya adalah identitas yang harus kita jaga bersama. Melalui penampilan Tarian Lili Royor oleh kelompok Lansia, kami ingin mengajak generasi muda untuk lebih mengenal, mencintai dan melestarikan budaya tradisional Minahasa Utara. Jangan sampai budaya kita hilang karena tidak lagi dipelajari dan diwariskan,” ujar Kamagi.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa Tumaluntung akan terus menghadirkan kesenian tradisional dalam berbagai kegiatan sebagai media edukasi sekaligus promosi wisata.

“Kami ingin anak-anak muda bangga terhadap budayanya sendiri. Jika mereka mencintai budaya daerah, maka warisan leluhur akan tetap hidup dan menjadi kekuatan dalam membangun pariwisata berbasis masyarakat desa,” pungkasnya.blank

Baca Juga:  Kejari dan Pemkab Minut Hadirkan Layanan Konsultasi Hukum di Mall Pelayanan Publik

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, yang hadir mewakili Bupati Minahasa Utara mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Wisata Tumaluntung dalam mengembangkan potensi desa melalui partisipasi masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci memajukan desa wisata. Fun Run 5K tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi desa wisata dan penggerak ekonomi masyarakat. Kami juga mengapresiasi penampilan Tarian Lili Royor oleh kelompok lansia sebagai bentuk pelestarian budaya yang diharapkan menginspirasi generasi muda menjaga warisan daerah,” ujarnya. (Rommy)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini