MINUT,Radarmanadoonline.com_Euforia final Piala Dunia 2026 turut dirasakan masyarakat Minahasa Utara yang memadati JG Center untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga Spanyol kontra Argentina, Senin (20/7/2026).
Usai pertandingan, tokoh pemuda Minahasa Utara, William Luntungan mengatakan laga final berlangsung sangat menarik dan menyuguhkan kualitas permainan tinggi dari kedua tim.
“Pertandingannya sangat cantik dan menarik. Tetapi dalam sepak bola harus ada pemenang. Selamat kepada pendukung Spanyol, terutama yang memang sejak awal mendukung Spanyol,” kata William.
Ia menilai kartu merah yang diterima Argentina menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan hingga mengantarkan Spanyol keluar sebagai juara dunia.
Menurutnya, sejak awal ia memprediksi pertandingan akan berakhir imbang pada waktu normal. Namun, sepak bola selalu menghadirkan kejutan dan kemenangan akhirnya berpihak kepada Spanyol melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu 2×15 menit.
“Prediksi saya memang pertandingan berakhir draw. Tetapi ternyata tidak. Harus diterima kenyataannya bahwa Spanyol berhasil mencetak gol, dan pertahanannya memang luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan kartu merah yang diterima Argentina menjadi faktor paling menentukan dalam laga tersebut.
“Sangat berpengaruh. Bermain dengan 11 orang tentu berbeda dengan 10 orang. Awal kekalahan Argentina menurut saya terjadi ketika mereka harus bermain dengan 10 pemain. Meski begitu, pertandingan tetap harus ada pemenangnya. Selamat kepada Spanyol yang berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2026,” ungkap William Luntungan. (Rommy)
