MANADO,Radarmanadoonline.com_Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda menghadiri Entry Meeting Opini Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026 yang digelar di Manado, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi tahapan awal penilaian Ombudsman RI terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik pada pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga di 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
Kehadiran Bupati Joune Ganda menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Joune Ganda didampingi Kepala Dinas Sosial Arnolus Wolayan, Kepala Dinas PUPR Lidya Warouw, serta Kepala Bagian Ortal Setda Minut Delby Wahiu.
Entry Meeting dipimpin Anggota Ombudsman RI Abdul Ghofar Ismail, S.Pd.I., S.H., M.H., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Utara Meliany Limpar, S.H., M.H., para bupati dan wali kota, serta jajaran TNI, Polri, dan instansi vertikal.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa pelayanan publik merupakan tolok ukur utama hadirnya negara di tengah masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik bukan sekadar rutinitas birokrasi, tetapi menjadi cerminan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada penilaian Ombudsman RI tahun 2025 yang meraih nilai 84,18 dengan predikat Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi. Ia mengatakan capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik menghadapi penilaian tahun 2026.
“Layanan publik tidak boleh berhenti. Justru di tengah ancaman kekeringan dan dampak perubahan iklim, pelayanan kepada masyarakat harus semakin maksimal, terutama pada sektor ketahanan pangan, bantuan sosial, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya,” tandas Yulius. (*/Rommy)
