27.4 C
Manado
Selasa, Agustus 18, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Joune Ganda Tetapkan Status Siaga Darurat

Hadapi Ancaman Kekeringan, Bupati Joune Ganda Tetapkan Status Siaga Darurat

blank

MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan selama 167 hari untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang dan ancaman kekurangan air bersih.

Status siaga darurat berlaku mulai pertengahan Agustus 2026 hingga Januari 2027.

Penetapan tersebut disampaikan Bupati Minut Joune Ganda dalam rapat koordinasi tanggap bencana yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Minut, Selasa (18/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, serta pihak BMKG Sulawesi Utara. Dalam pemetaan pemerintah daerah, terdapat sedikitnya 46 titik yang berpotensi terdampak kekeringan, termasuk wilayah yang rawan mengalami krisis air dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Joune Ganda mengatakan, penetapan status siaga darurat diperlukan agar pemerintah dapat melakukan langkah antisipasi dan penanganan lebih cepat di wilayah yang terdampak.

Baca Juga:  Apel Harhubnas 2024, Bupati Joune Ganda Tekankan Pencapaian Transportasi

“Krisis air bersih, ancaman kegagalan panen di sektor pertanian, hingga risiko karhutla tidak boleh ditangani setengah-setengah. Penetapan status siaga darurat selama 167 hari ini memberi ruang bagi kita untuk mengintervensi potensi bencana sejak dini secara terukur,” ujar Joune.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Sulawesi Utara Aris Yunatas dalam kesempatan tersebut menjelaskan, puncak musim kemarau di Minahasa Utara diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Kondisi minim hujan diperkirakan masih terjadi hingga Oktober.

Menurut Aris, kondisi tersebut juga dipengaruhi fenomena El Nino yang saat ini berada pada kategori sangat kuat. Kondisi El Nino diperkirakan bertahan hingga akhir 2026 dan mulai melemah pada awal 2027 seiring masuknya masa transisi menuju musim hujan.

Baca Juga:  Rapat Paripurna HUT ke-22 Minahasa Utara, Gubernur Sulut YSK Apresiasi Capaian Daerah

Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Minut akan mengaktifkan posko siaga bencana di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Koordinasi dengan TNI dan Polri juga diperkuat, terutama untuk mengantisipasi kekurangan air bersih dan potensi karhutla.

Pemkab Minut juga memprioritaskan penyaluran air bersih secara berkala ke sejumlah wilayah yang dinilai paling rentan terdampak kekeringan.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini