JAKARTA, Radarmanadoonline.com-Setelah resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno, di The St. Regis Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026), rangkaian tahapan pemilihan Abang-None Jakarta 2026, berlanjut.

Sebanyak 36 finalis pemilihan Abang-None Jakarta 2026, mengikuti pembekalan dengan berbagai materi dari sejumlah narasumber. Materi pembekalan yang diberikan kepada para finalis yang merupakan perwakilan dari lima kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, diantaranya pengembangan diri, psikologi, isu hubungan internasional, pemerintahan, gastronomi, dan pariwisata. Materi bertajuk Pengenalan Diri dan Psikologi disampaikan oleh Pakar Psikologi Prof. Dr. Rose Mini. Inti dari topik ini yaitu untuk menggali potensi diri dan value finalis. Berikutnya, finalis pemilihan Abang-None Jakarta ke-54 ini, mendapat pembekalan tentang Hubungan Internasional dan Pemerintahan yang disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Arrmatha Nasir, di kantor Kementerian Luar Negeri ( Kemenlu) RI. Ini merupakan pembekalan wawasan global dan diplomasi yang melibatkan instansi seperti Kementerian Luar Negeri. Pembekalan ini menjadi penting karena Abang-None bukan hanya duta Jakarta, tetapi juga wajah Indonesia yang membawa budaya, kreativitas, pariwisata, dan cerita tentang Indonesia ke panggung dunia. Materi pembekalan tentang Gastronomi dan Pariwisata, yang menjelaskan tentang pengayaan pengetahuan seputar potensi budaya lokal dan daya saing pariwisata Jakarta. Para finalis Abang-None Jakarta 2026, juga melakukan kunjungan ke kawasan destinasi kreatif serta diberi materi edukasi di berbagai lokasi penting. Seperti Planetarium Jakarta, Jakarta Film Commission, dan Artotel Raden Saleh. Pemilihan Abang-None Jakarta 2026 ini, juga menggandeng Golden English untuk memberikan pelatihan intensif, berupa kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) bagi para finalis. Tujuannya, meningkatkan kemampuan komunikasi global dan kepercayaan diri para finalis. Materi utama yang diberikan, yaitu pelatihan bahasa Inggris intensif dan teknik public speaking. Pelatihan ini juga untuk mempersiapkan finalis menjadi duta pariwisata dan budaya yang mampu berbicara di kancah internasional. Pemilihan Abang-None Jakarta 2026 tersebut merupakan momentum menuju 500 tahun Kota Jakarta pada 2027, dan menjadi kesempatan bagi para Abang-None untuk memperkenalkan sejarah, budaya, destinasi wisata, serta perkembangan ekonomi kreatif ibu kota. Dengan bekal pembinaan dan wawasan yang diberikan selama proses pemilihan. Para finalis diharapkan mampu menjadi representasi Jakarta yang komunikatif, kreatif, berkarakter, dan memiliki perspektif global. Seperti diberitakan radarmanadoonline.com, Wagub DKI Jakarta Rano Karno, dalam sambutannya mengatakan, pemilihan Abang-None Jakarta merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya Betawi sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mampu memperkenalkan Jakarta ke tingkat internasional.(krj/cnc/axm)
