MANADO, RADARMANADOONLINE.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memacu inovasi dan jiwa kewirausahaan mahasiswa di lingkungan kampus. Langkah ini diwujudkan melalui program Pengabdian Berbasis Masyarakat–Mahasiswa Berdampak (PBM-MB) bertema “Implementasi Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan Gurame di Lingkungan Kampus guna Meningkatkan Kewirausahaan Mahasiswa dan Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan” pada Jumat (04/09/2026).
Program pengabdian ini digawangi oleh kolaborasi tim mahasiswa bersama dosen pembimbing Ir. Alfrets Septy Wauran, S.T., M.Kom.
Latih Manajemen Usaha dari Pembibitan Hingga Pemasaran
Perwakilan mahasiswa, Prayti Noviana Daleno, didampingi Ir. Alfrets menjelaskan bahwa pemanfaatan kolam terpal dirancang sebagai media pembelajaran kewirausahaan praktis sekaligus sarana budidaya efisien di kampus. Melalui wadah ini, mahasiswa tidak hanya belajar teknik pembesaran ikan, tetapi juga dilatih mengelola usaha secara terukur.
Rangkaian program pengabdian dilaksanakan secara bertahap, meliputi sosialisasi, pelatihan teknis budidaya, penerapan instalasi kolam terpal, pengadaan serta pemeliharaan ikan gurame, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi kelayakan usaha.
“Kegiatan ini diarahkan untuk memberikan pengalaman praktik dalam pengelolaan usaha, mulai dari proses budidaya, pemantauan pertumbuhan ikan, pencatatan biaya produksi, hingga analisis kelayakan usaha,” papar Prayti.
Pembekalan Analisis BEP dan Ketahanan Pangan Kampus
Dosen pembimbing Ir. Alfrets Septy Wauran, S.T., M.Kom., menyampaikan bahwa mahasiswa terlibat secara langsung dalam seluruh tahapan teknis dan finansial. Mahasiswa melakukan pemantauan suhu dan pH air secara berkala, pencatatan kesehatan ikan, hingga rekapitulasi biaya produksi harian.
Selain keterampilan teknis, mahasiswa dibekali kemampuan analisis ekonomi bisnis, seperti perhitungan Break Even Point (BEP) dan R/C Ratio, serta strategi pemasaran hasil panen.
Inisiatif ini menjadi contoh percontohan budidaya perikanan yang hemat lahan di area kampus. Ke depan, program ini diproyeksikan berkembang menjadi kegiatan produktif yang bernilai ekonomi, menunjang proses pembelajaran vokasi, serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Adapun tim mahasiswa yang terlibat aktif dalam program PBM-MB ini terdiri dari Prayti Noviana Daleno, Gracia Ester Tendean, Chealsy Meisy Sarainsang, Septian Renaldi Dowongi, Syalom Karunia Kowimbin, Lionel Kisra Injili, Michael Steve Mamengko, Rifaldi Datu, Apriliya A. Radjak, dan Michio Given Pongoh.
(ivn)

