JAKARTA, Radarmanadoonline.com-Film Indonesia kembali tampil di Academy Awards atau Oscar.


Kali ini, film berjudul Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini mendapat kepercayaan untuk membawa nama Indonesia ke ajang Academy Awards 2027. Sebelumnya, beberapa film Tanah Air juga pernah tampil di Oscar. Yaitu berjudul Nagabonar (1987), film Sore: Istri dari Masa Depan (2025), dan Women from Rote Island / Perempuan Berkelamin Darah (2024). Selain itu, film Autobiography (2023), Ngeri-Ngeri Sedap / Missing Home (2022), Yuni (2021), dan Perempuan Tanah Jahanam/Impetigore (2020). Film Empat Musim Pertiwi produksi Forka Films tersebut, resmi dipilih sebagai wakil Indonesia dalam kategori Best International Feature Film. Penetapan Empat Musim Pertiwi sebagai film yang diajukan Indonesia, dilakukan melalui rapat pleno Komite Seleksi Oscar Indonesia (IOSC), pada Senin (14/10/2029). Dengan begitu, film Empat Musim Pertiwi, resmi sebagai wakil Indonesia dalam rangkaian seleksi Academy Awards ke-99 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 nanti. Bagi Kamila Andini, terpilihnya Empat Musim Pertiwi sebagai wakil Indonesia, menjadi sebuah kehormatan tersendiri. Dia melihat, film berdurasi 137 menit ini, membawa cerita yang berakar kuat pada budaya Indonesia, sekaligus mengangkat persoalan yang dapat diterima dan dipahami oleh penonton dengan latar belakang berbeda. Film Empat Musim Pertiwi berpusat pada karakter Pertiwi yang diperankan Putri Marino. Film Empat Musim Pertiwi berkisah tentang Pertiwi yang kembali ke kampung halaman, setelah menghabiskan waktu selama dua dekade di penjara. Namun, kepulangan Pertiwi justru diwarnai penolakan. Keluarga maupun masyarakat di kampung tersebut tidak memberikan sambutan hangat terhadap Pertiwi. Di tengah situasi tersebut, hanya beberapa orang yang menerima kepulangannya. Di antaranya, Mak Ira yang diperankan Christine Hakim dan Bisma yang dimainkan Arya Saloka. Kepulangan Pertiwi ke rumah juga membuatnya harus kembali berhadapan dengan berbagai bagian masa lalu yang selama ini berusaha ditinggalkan.Dia kemudian berusaha menghadapi luka serta persoalan yang telah membentuk perjalanan hidupnya hingga akhirnya kembali ke kampung halaman. Film Empat Musim Pertiwi sendiri, merepresentasikan perjalanan tokoh tersebut melalui sejumlah tema. Mulai dari trauma, ingatan, kekerasan, proses pemulihan, hingga pencarian arti rumah dan kedamaian.
Film Empat Musim Pertiwi yang mengambil lokasi syuting di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur ini, dijadwalkan tayang di bioskop-bioskop Indonesia, termasuk di Manado, pada 8 Oktober 2026. Selengkapnya para aktor dan aktris pemeran film Empat Musim Pertiwi, yaitu Putri Marino (Pertiwi), Shofia Shireen ( Pertiwi remaja), Arya Saloka (Bisma), Christine Hakim (Mak Ira), Hana Pitrashata Malasan ( Niken), Iswadi Pratama (Ayah Pertiwi), Hargi Sundari (Ibu Pertiwi), Nagra Pakusadewo (Jonet), dan Totos Rasiti (Fajar).(kpc/axm)
