29.4 C
Manado
Rabu, April 22, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal Gerak Cepat, Tim Resmob Polda Sulut Tangkap Satu Tersangka Penganiayaan Hendra Matheos

Gerak Cepat, Tim Resmob Polda Sulut Tangkap Satu Tersangka Penganiayaan Hendra Matheos

Gerak Cepat, Tim Resmob Polda Sulut Tangkap Satu Tersangka Penganiayaan Hendra Matheos. (foto/ist)

MANADO – Radarmanadoonline.com – Gerak cepat Tim Resmob Polda Sulawesi Utara berhasil menangkap satu tersangka kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap Hendra Matheos adik dari Almarhum Indra Matheos alias Bemo yang meninggal beberapa waktu yang lalu.

Tersangka inisial MRH alias Mardi (20), warga Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Kota Manado itu ditangkap tidak sampai 1×24 jam setelah peristiwa, Senin (19/8/2024).

Penangkapan tersebut sesuai laporan Polisi : LP/B/962/VIII/2024/SPKT/POLRESTA MANADO, Senin (19/8/2024), sekitar pukul 21.20 Wita.

Katim Resmob Iptu Lucky Andreaz menjelaskan, awalnya Tim Resmob menerima laporan telah terjadi keributan di Kelurahan Ternate Tanjung, Lingkungan 1, Kecamatan Singkil.

“Tim Resmob langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mencari informasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah warga,” ujar Iptu Lucky didampingi Wakatim Ipda Fegy Lumantow

Kemudian, Tim Resmob membawa tersangka untuk dimintai kererangan lebih lanjut.

“Tersangka bersama barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polresta Manado untuk proses hukum,” katanya.

Diketahui, Peristiwa penganiyaan dengan senjata tajam tersebut terjadi Senin (19/8/2024) sore, sekitar pukul 17.00 Wita.

Satu orang warga menjadi korban yaitu Hendra Matheos adik dari Almarhum Indra Matheos alias Bemo yang meninggal beberapa waktu yang lalu.

Kini, beredar kabar, Hendra Matheos sudah meninggal akibat kejadian ini.

Namun informasi tersebut ternyata hoax.

Sampai saat ini Hendra Matheos masih hidup dan mendapat perawatan di RSUP Prof Kandou Manado.

Hal tersebut dibenarkan oleh kakak Korban yakni Chandra Matheos.

“Sampai saat ini masih hidup, tidak benar informasi sudah meninggal. Itu hoaks,” tegasnya kepada awak media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini