26.5 C
Manado
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal Korban Pembantaian KKB di Yahukimo Bertambah, 13 Jenazah Ditemukan, Berikut Daftar Nama...

Korban Pembantaian KKB di Yahukimo Bertambah, 13 Jenazah Ditemukan, Berikut Daftar Nama Teridentifikasi

Evakuasi Jenazah Korban Pembantaian KKB di Yahukimo. (foto/istimewa)

Radarmanadoonline.com, YAHUKIMO – Tragedi yang terjadi di Yahukimo, Papua Pegunungan, yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kian mengerikan.

Hingga Minggu 13 April 2025, Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan TNI telah menemukan lokasi 13 jenazah korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan diri sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Hal tersebut disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Faizal Ramadhani, dalam keterangan pers, Minggu (13/4/2025).

Evakuasi Jenazah Korban Pembantaian KKB di Yahukimo. (foto/istimewa)

Tim evakuasi yang terus bekerja, berhasil mengidentifikasi 12 jenazah, sementara 1 lainnya akan dievakuasi dalam waktu dekat dikarenakan terhalang cuaca.

“Kami tidak akan berhenti bekerja semaksimal mungkin. Para pelaku akan terus kami kejar dan ditindak tegas sesuai hukum. Aksi keji terhadap warga sipil ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Brigjen Faizal.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi dan tetap mengikuti pembaruan resmi dari kami. Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Baca Juga:  Apel Gabungan Persiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2024, Personel TNI-Polri Latihan Dalmas Bersama di Mapolda Sulut

Satgas Ops Damai Cartenz terus mengintensifkan koordinasi dan kerjasama dengan berbagai pihak di lapangan agar seluruh korban bisa segera diidentifikasi dan dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Diketahui, sebagian besar korban merupakan warga yang bekerja sebagai penambang emas.

Aksi pembantaian para pendulang emas ini dilancarkan KKB selama tiga hari, sejak 6 hingga 8 April 2025.

Berikut rincian lokasi penemuan jenazah korban dan daftar 12 nama korban yang teridentifikasi:

Lokasi Penemuan:

– 2 jenazah dari TKP Tanjung Pamali
– 5 jenazah dari dua titik di Kampung Bingki
– 3 jenazah dari TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo
– 1 jenazah dari TKP Muara Kum
– 1 jenazah dari TKP Kabupaten Pegunungan Bintang
– 1 jenazah dari Area 33 pendulangan emas Yahukimo (akan dievakuasi senin dikarenakan cuaca)

Evakuasi Jenazah Korban Pembantaian KKB di Yahukimo. (foto/istimewa)

Daftar Nama 12 Jenazah Teridentifikasi:

1. Wawan Tangahu, Dusun III, Kab. Bolmon Selatan, Sulawesi Utara (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)

2. Suardi Laode alias Kaswadi, Dusun III, Kab. Bolmon Selatan, Sulawesi Utara (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)

3. Stenli Humena, Kampung Kalama Darat, Kab. Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (TKP Muara Kum)

4. Yuda Lesmana, Kos Jalan Paradiso, Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)

Baca Juga:  Polri Bongkar Kasus Peredaran Sianida Ilegal di Surabaya dan Pasuruan, 6.000 Drum Berhasil Diamankan, Sulut Masuk Salah Satu Pembeli Terbesar

5. Riki Rahmat, Desa Ranomolua Kec. Besulutu Kab. Konawe Propinsi Sulawesi Tenggara (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)

6. Muhammad Arif, Kos Pemukiman Jalur II Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)

7. Safaruddin, Kos Pemukiman Jalur II Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)

8. Abdur Raffi Batu Bara, Kos Pemukiman Jalur II Dekai (TKP Camp Muradala, Kampung Bingki)

9. Stefanus Gisbertus, Desa Tala, Kab. Seram Barat, Maluku (TKP Tanjung Pamali, Distrik Seradala)

10. Zamroni, Dukuh Dulak Desa Gantungan, Kab. Tegal, Jawa Tengah (TKP Tanjung Pamali, Distrik Seradala)

11. Ariston Kamma, Tantanan Tallunglipu, Sulawesi Selatan & sudah diserahkan pihak keluarga (TKP Kab. Pegunungan Bintang)

12. Rusli, Desa Buti, Kab. Merauke, Papua (TKP Area 22 pendulangan emas Yahukimo)

Bagaimana Pendapatmu?