MANADO,Radarmanadoonline.com-Ketua Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM) periode 2025-2028, dr Albert Johanes Pongoh juga menyaksikan langsung pelaksanaan Big Audition di aula BKPDSM, kompleks kantor wali Kota Manado (ex-gedung DPRD Kota Manado), Tikala, Sabtu (17/5/2024) lalu. Di Big Audition itu,182 peserta PNNM yang terdaftar, mengikuti technical meeting dan tes awal berupa wawancara, pemeriksaan kesehatan, dan catwalk. Dari 182 peserta tersaring menjadi 80 peserta, dan akhirnya terpilih 22 finalis PNNM 2025.


Dimintai tanggapannya tentang rangkaian pelaksanaan PNNM 2025, Dokter Albert mengatakan ajang bergengsi dan terbesar di Kota Tinutuan ini, bukan hanya tentang penampilan, tapi Juga wawasan dan karakter. “Salah satu tahapan awal yang menjadi sorotan adalah tes awal yang menguji wawasan, kepribadian, dan kemampuan public speaking para peserta. Untuk tes awal, tim penilai dibentuk oleh panitia PNNM 2025 berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Manado,” kata Dokter Albert kepada radarmanadoonline.com, Kamis (22/5/2025). Nyong Manado 2007 ini, menuturkan sebagai bagian dalam keluarga besar Ikatan Nyong-Nona Manado, bangga bisa melihat langsung dalam proses seleksi awal PNNM 2025. Wakil Sekretaris INNM periode 2022-2024, memuji penampilan para peserta PNNM tahun ini yang dinilainya cukup mengesankan. “Banyak peserta yang menunjukkan kesiapan dari berbagai aspek, mulai dari wawasan kebudayaan, isu-isu sosial, hingga cara mereka berkomunikasi yang penuh percaya diri. Ini menunjukkan bahwa generasi muda Manado punya potensi besar,” tuturnya. Wakil Ketua INNM Bidang Organisasi perode 2019-2022, menyampaikan pesan kepada 22 finalis PNNM 2025 sekaligus menekankan pentingnya mengetahui dan mengerti tentang pariwisata, budaya dan karakter daerah Kota Manado. “Jangan hanya mengejar gelar Nyong atau Nona. Jadilah figur yang mampu memberi inspirasi, terutama kepada sesama anak muda. Jadikan pengalaman ini sebagai ruang belajar dan bertumbuh.” ujarnya. Dokter Albert menaruh harapan terhadap PNNM 2025. “Harapannya, pelaksanaan PNNM 2025 ini, akan mendukung program pemerintah Kota Manado Pak Andrei dan dr.Richard, berkolaborasi dengan TP- PKK dan Dekranasda Kota Manado yang diketuai oleh Ibu Wali Kota Manado Irene Golda Angouw Pinontoan. Dan, saya berharap ajang (PNNM, red) ini bisa terus menjadi sarana pembinaan generasi muda Manado, yang tidak hanya cerdas dan berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki semangat melestarikan budaya, cinta daerah, dan kontribusi nyata untuk masyarakat. Pemilihan Nyong-Nona Manado 2025 ini, dijadwalkan berlangsung selama beberapa minggu ke depan, dengan berbagai tahapan seleksi hingga malam puncak grand final. Diharapkan, PNNM tahun 2025 ini mampu melahirkan duta-duta muda yang mampu mengangkat citra Manado di kancah nasional maupun internasional. Juga terima kasih Radar Manado Online yang selalu support Ikatan Nyong-Nona Manado, terlebih khusus selalu menjadi official media partner PNNM setiap tahunya. Pemberitaan Radar Manado Online yang aktual dan terpercaya, sangat membantu sekali dalam pemberitaan yang realtime kepada masyarakat,” jelasnya. Sementara itu 22 finalis melanjutkan rangkaian kegiatan PNNM 2025. Diantaranya photoshoot, sashing ceremony, press conference, talent show, pra karantina dan karantina. Pelaksanaan PNNM 2025 kerja sama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado, TP-PKK Manado, Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), dan sponsor. Radarmanadoonline.com kembali menjadi media partner di PNNM 2025 ini. Ke-22 finalis Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025. Ke-22 finalis PNNM 2025 ini mewakili 11 kecamatan di Kota Manado. Ke-22 finalis PNNM 2025 yakni Finalis Nyong Aditya Nur Fauzan, S.E, Aldo Tridarma Mona, S.H, Arjuna Putra Tumenggung, S.H, Ayub Kenneth Mamahit, Faiji Ray Tampilang, S.E,.Jeremia Marcelino Lambonan, S.H, Jevinov Mesiah Wangka, Kenny Doneto Prawiro, Mohammad Zidane Vanja, Wiliam Edgan Moses Wior, dan Yordan Yeremia Poluan. Finalis Nona, Celline Veronica Tuerah, S.Ds, Dircia Beatriz Soares, Franda Benedicta Paat, Gabriela Anastasya Ang, Marisa Meyko Nursela, Megumi Aime Sumah, Nada Melodyva Theresa Besouw, Ritchel Kyla Lea Kolibu, Vindy Mery Maria Aprilia Kembuan, White Kimberly Rey Pangkey, dan Zahwa Annisa Jusuf, S.E.(axm)
