Radarmanadoonline.com, MANADO — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) menggelar Workshop Penulisan Studi Kasus Berbasis Riset dan Kerja Sama pada Rabu, 4 Februari 2026, di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Polimdo.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan karya tulis studi kasus yang tidak hanya disusun secara akademik, tetapi juga bertumpu pada riset dan relevan dengan kebutuhan kerja sama institusi.
Workshop menghadirkan narasumber dari Politeknik Negeri Jakarta, yakni Dr. Dewi Yanti Liliana, S.Kom., M.Kom. Kehadiran narasumber dari sesama perguruan tinggi vokasi memberi nilai tambah karena membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarkampus dalam pengembangan budaya riset.

Dalam kegiatan ini, penulisan studi kasus diposisikan bukan sekadar mengulas teori, melainkan menggambarkan persoalan nyata di lapangan melalui proses riset yang sistematis. Karena itu, peserta didorong menyusun studi kasus yang lebih terstruktur, aplikatif, dan memiliki keterkaitan dengan kebutuhan mitra maupun arah pengembangan institusi.
Bagi kampus vokasi, workshop semacam ini memiliki arti penting. Polimdo tidak hanya dikenal lewat pembelajaran praktik dan pendidikan terapan, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam memperkuat budaya riset dan penulisan akademik.
Bagi dosen dan mahasiswa, terutama yang berada pada tahap akhir studi, kegiatan ini membuka ruang untuk mengolah pengalaman lapangan, hasil pengamatan, maupun persoalan riil menjadi karya studi kasus yang bernilai akademik. Dengan begitu, proses belajar dan penulisan tidak terlepas dari konteks nyata yang dihadapi institusi, dunia kerja, dan masyarakat.
Langkah P3M Polimdo ini juga selaras dengan mandat kelembagaannya dalam penguatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama. Dalam kerangka itu, workshop penulisan studi kasus berbasis riset dapat dipandang sebagai salah satu pijakan untuk meningkatkan mutu luaran akademik sekaligus memperluas relevansi kampus vokasi terhadap kebutuhan eksternal.
Melalui kegiatan ini, Polimdo menegaskan bahwa karya akademik yang baik tidak hanya lahir dari penguasaan teori, tetapi juga dari riset yang kuat, kedekatan dengan persoalan nyata, dan semangat kolaborasi. Hal itu menjadi penting dalam upaya kampus memperkuat daya saing institusi dan kualitas luaran akademik. (ivn)





