Advertisement
Nasional

5 Putri Kawanua Berkompetisi di PPI 2026, Gery Sulut, Scheren Jakarta 7, Glorya Papua, Graciella Jabar, Cheryl Kaltim 

 

Gery Cahyanika Monoarfa (Sulawesi Utara)

JAKARTA, Radarmanadoonline.com-Tahapan audisi Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) 2026 untuk mewakili provinsi tuntas dilaksanakan. Hasilnya, telah terpilih 45 kontestan mewakili 38 provinsi untuk berkompetisi di PPI 2026 ini. Menariknya, di PPI tahun ini tercatat ada 5 gadis berdarah Sulawesi Utara (Sulut) juga ikut berkompetisi.

Graciella Bernadette Julia Mamesah (Jawa Barat)

Kelima putri Kawanua yang sudah siap tampil di ajang bergengsi dan terbesar di Tanah Air ini, yaitu Gery Cahyanika Monoarfa (Sulawesi Utara), Scheren Vandrea Sinaulan (DKI Jakarta 7), Glorya Stevany Yame Nayoan (Papua), Graciella Bernadette Julia Mamesah (Jawa Barat), dan Cheryl Lidia Regar (Kalimantan Timur). Gery Cahyanika Monoarfa resmi mewakili Sulawesi Utara (Sulut) setelah lolos audisi nasional di Graha Mustika Ratu.

Scheren Vandrea Sinaulan (DKI Jakarta 7)

Lulusan Binus University jurusan bisnis kini berprofesi sebagai entrepreneur. Gery juga aktif di kegiatan sosial She Leads The Way. Dia lahir di Tangerang pada 27 Mei 2003. Sebelum mengikuti audisi PPI 2026, Scheren Vandrea Sinaulan telah mengantongi pengalaman profesional di industri media, hiburan, serta komunikasi publik. Dia lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang pada 2018, dan meraih gelar Bachelor of Economics and Business, di Universitas Trisakti. Scheren terakhir tercatat sebagai staf di perusahaan BUMN, PT Agrinas Pangan Nusantara pada 2025. Sebelumnya, dia berkarier di perusahaan teknologi kesehatan (telemedicine) dan platform wellness inovatif, Getwell Indonesia, sejak Desember 2024.

Cheryl Lidia Regar (Kalimantan Timur

Di perusahaan itu Scheren menjabat sebagai Account Executive yang berperan dalam mengelola hubungan klien, dan menyusun strategi komunikasi. Scheren mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesempatan luar biasa tersebut. “Dengan penuh kebanggaan saya menerima kehormatan untuk mewakili tanah penuh peluang dan impian, DKI Jakarta 7, di ajang Puteri Indonesia 2026. Sebuah gelar yang begitu sakral dan terhormat, dari sebuah platform legendaris yang telah memberikan perempuan Indonesia kesempatan untuk bersuara, menyalurkan passion mereka, serta berdiri teguh atas apa yang mereka yakini,” tulisnnya di Media sosial (Medsos). Scheren pernah bergabung dengan Trans TV sebagai Account Executive pada Juli 2023–Agustus 2024. Selain itu, diia sebagai Marketing Executor di RANS Entertainment, pada Desember 2022–Juni 2023. Scheren juga memiliki rekam jejak kuat di bidang pariwisata dan budaya. Dia terpilih sebagai Finalis Abang-None Jakarta Barat 2022, dan dipercaya menjadi Tourism & Cultural Ambassador Jakarta Barat di bawah naungan Ikatan Abang-None Jakarta Barat, pada 2022–2023.

Glorya Stevany Yame Nayoan (Papua)

Scheren mencatat berbagai pencapaian. Di antaranya, sebagai Delegasi Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 2025 dan penerima penghargaan Congeniality Indonesian Stars Search 2021. Kemampuan komunikasinya diperkuat dengan sertifikasi dari Tantowi Yahya Public Speaking School, meliputi Master of Ceremony (2018) dan General Public Speaking (2018). Aktif dalam kegiatan sosial sebagai Co-Founder dan Volunteer Jadi Tau Kasih, Influencer Ambassador Sekolah Relawan, relawan di Peduli Foundation, Involuntir & Involuntir Jakarta, dan Voluntrip Kitabisa. Sebelum berangkat ke Jakarta mewakili Provinsi Papua di PPI 2026, Glorya Stevany Yame Nayoan beraudiensi dengan Gubernur Matius D. Fakhiri. Dalam audiensi tersebut, Gubernur Matius D. Fakhiri menyampaikan dukungan penuh kepada Glorya di PPI tahun ini. Glorya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemprov Papua. Dia berharap dukungan pemerintah dan masyarakat Papua terus mengalir dalam tahapan seleksi selanjutnya. Seusai mengikuti seleksi nasional di Graha Mustika Ratu, Graciella Bernadette Julia Mamesah dinyatakan berhak mewakili Jawa Barat (Jabar) di Puteri Indonesia 2026. Perempuan kelahiran Manado 17 Juni 2006 ini memiliki tinggi badan 174 cm. Saat ini Graciella berkuliah di President University jurusan teknik lingkungan. Di samping sebagai mahasiswi, Graciella juga sering tampil sebagai MC (Master of Ceremony), moderator, dan model. Advokasi yang dia jalankan bernama Laras Adirasa dengan fokus terhadap ekosistem industri tekstil. Di ajang Puteri Indonesia 2026 ini, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diwakili oleh Cheryl Lidia Regar. Cheryl mempunyai latar belakang di bidang digital. Dia juga aktif dalam kegiatan sustainablity dan content creating. Latar belakang yang menarik tersebut membuat dia menjadi salah satu finalis Puteri Indonesia 2026. Cheryl lahir di Tomohon, Sulawesi Utara, 19 Mei 2003. Perempuan 22 tahun ini tumbuh besar di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Glorya Stevany Yame Nayoan (Papua)

Grand final Puteri Indonesia ke-29 ini digelar di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center, Jakarta, 24 April 2026. Sementara itu Tidak mudah menjadi finalis Puteri Indonesia. Peserta harus mewakili tingkat provinsi. Selain berpenampilan menarik, peserta juga harus cerdas dan berkepribadian baik. Peserta juga dituntut memiliki pengetahuan umum serta wawasan luas tentang pariwisata dan kebudayaan Indonesia. Parameter penilaian utama meliputi kecerdasan, penampilan menarik, perilaku yang baik, keberanian, dan integritas.(axm/berbagai sumber)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button