9.8 C
New York
Minggu, April 19, 2026

Buy now

spot_img
Beranda Nasional Polimdo Susun Pedoman Magang Mahasiswa Luar Negeri, Perkuat Arah Internasionalisasi Pendidikan Vokasi

Polimdo Susun Pedoman Magang Mahasiswa Luar Negeri, Perkuat Arah Internasionalisasi Pendidikan Vokasi

Radarmanadoonline.com, MANADO — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menyiapkan arah yang lebih terstruktur untuk program magang mahasiswa luar negeri melalui penyusunan Pedoman Kerja Sama Magang Mahasiswa Luar Negeri. Dokumen ini menjadi acuan resmi kampus dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi program magang internasional bagi mahasiswa.

Dalam pedoman tersebut dijelaskan bahwa pendidikan vokasi berorientasi pada penguasaan keterampilan terapan yang relevan dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja. Karena itu, magang luar negeri diposisikan sebagai instrumen penting untuk menghubungkan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan dunia kerja internasional, sekaligus memberi pengalaman profesional, wawasan budaya, kemandirian, disiplin, integritas, dan daya saing global bagi mahasiswa.

Pedoman ini juga menegaskan bahwa program magang luar negeri bukan sekadar agenda tambahan, melainkan bagian integral dari kurikulum pendidikan vokasi di Polimdo. Capaian pembelajarannya mengacu pada peraturan direktur mengenai kurikulum dan panduan akademik, sementara pelaksanaannya dirancang berlangsung selama enam bulan hingga maksimal satu tahun, atau setara satu sampai dua semester, sesuai kalender akademik.

Dari sisi tujuan, program ini diarahkan untuk memberi pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa, meningkatkan kemampuan menerapkan pengetahuan dan keterampilan, menumbuhkan etos kerja dan profesionalisme, serta memperluas jejaring kemitraan Polimdo dengan mitra dan instansi pemerintah di lokasi magang luar negeri. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memiliki kemampuan komunikasi dan adaptasi sosial yang lebih baik di lingkungan kerja internasional.

Dalam pedoman tersebut disebutkan bahwa pelaksanaan magang luar negeri dikoordinasikan oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama bersama tim atau satgas magang luar negeri yang dibentuk melalui surat keputusan direktur. Struktur pelaksanaannya juga melibatkan unsur akademik, mulai dari Wakil Direktur Bidang Akademik, pimpinan jurusan, dosen pembimbing, hingga mahasiswa peserta magang.

Tahapan pelaksanaan program diatur cukup rinci, mulai dari perencanaan tahunan, penetapan mitra, seleksi mahasiswa, pembekalan, pemberitahuan kepada perwakilan Republik Indonesia di negara tujuan, pemberangkatan, pembelajaran di tempat magang, hingga pelaporan dan penilaian. Mahasiswa yang lolos juga akan menerima pembekalan yang mencakup budaya kerja, bahasa asing sesuai negara tujuan, penyiapan dokumen perjalanan, hingga sosialisasi kepada orang tua atau wali.

Aspek pelindungan mahasiswa turut menjadi bagian penting dalam pedoman tersebut. Polimdo menegaskan perlunya kerja sama dengan mitra penyelenggara, lembaga pengirim, dan perwakilan Republik Indonesia untuk menjamin keselamatan peserta. Bentuk pelindungan yang disebut antara lain fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja, tempat tinggal yang layak, asuransi kecelakaan, kesehatan, dan kematian, pencegahan kekerasan, pengaturan jam magang, hingga uang saku berupa biaya transportasi, makan, dan insentif magang.

Dari sisi pendanaan, program magang luar negeri dapat bersumber dari perguruan tinggi, mitra penyelenggara, kementerian, maupun sumber lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sementara untuk pengawasan, monitoring, dan evaluasi, Polimdo menyatakan akan melakukannya minimal satu kali dalam setahun atau sewaktu-waktu sesuai kebutuhan, termasuk untuk mitigasi risiko dan penyelesaian persoalan selama pelaksanaan magang.

Secara kelembagaan, pedoman ini telah melalui proses pengesahan internal kampus. Pada lembar pengesahan disebutkan bahwa dokumen tersebut diterima dan dinyatakan sah setelah dikaji serta ditetapkan oleh Senat Politeknik Negeri Manado pada 23 Desember 2025, lalu disetujui oleh Direktur Polimdo.

Kehadiran pedoman ini menunjukkan bahwa Polimdo tidak hanya mendorong mahasiswa untuk memiliki pengalaman internasional, tetapi juga berupaya menyiapkan tata kelola yang lebih tertib, aman, dan terukur. Dalam konteks pendidikan vokasi, langkah seperti ini penting agar program magang luar negeri benar-benar memberi nilai akademik, pengalaman profesional, dan pelindungan yang memadai bagi mahasiswa.

Bagi yang ingin membaca pedoman secara lebih lengkap, dokumen tersebut dapat diakses melalui laman resmi Polimdo di polimdo.ac.id

(ivn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini