MAGELANG, Radarmanadoonline.com — Retret nasional Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diikuti para ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari seluruh Indonesia digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Retret yang mengundang 557 ketua DPRD tersebut, terdiri dari 38 Ketua DPRD provinsi, 93 Ketua DPRD kota, dan 415 Ketua DPRD kabupaten, berlangsung pada 15–19 April 2026.
Sebanyak 11 orang pengurus dari Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten seluruh Indonesia juga diikutsertakan dalam retret kali ini. Program ini merupakan kerja sama antara Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Gubernur Akmil, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E., dalam sambutannya mengatakan bahwa menjadi suatu kehormatan bagi Akmil sebagai tuan rumah kegiatan strategis yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan di daerah.
“Akademi Militer sebagai lembaga pendidikan perwira TNI Angkatan Darat menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Mayjen TNI Rano Tilaar.
BERSINERGI : Gubernur Akmil Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, bersama para ketua DPRD dari seluruh Indonesia. (foto/penhumas akmil)
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menerangkan bahwa tujuan pelaksanaan retret seluruh Ketua DPRD ini adalah untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional dan daerah.
“Peserta didorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan agen perubahan,” ujar Ace, Rabu (15/4/2026).
Selain itu, lanjut Ace, retret ini juga bertujuan membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, membentuk cara pandang, meneguhkan komitmen kebangsaan, serta memperkuat peran pimpinan DPRD dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Para peserta retret mendapatkan sejumlah materi pembekalan. Materi pokok mencakup nilai-nilai kebangsaan, meliputi perkembangan lingkungan strategis, peneguhan jati diri bangsa, kewaspadaan nasional, penguatan peran pimpinan, Pancasila dan UUD 1945, serta merajut keberagaman.
Selain itu, materi Asta Cita, visi dan misi, serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto juga dibahas secara mendalam.
Tema besar kegiatan kali ini adalah “Memperkuat peran pimpinan DPRD provinsi, kabupaten, dan kota guna mendukung Asta Cita menyongsong Indonesia Emas 2045”. Program ini diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk pelatihan sekaligus memastikan implementasi Asta Cita pemerintah. (prj/tmo/axm)
