JAKARTA, Radarmanadoonline.com-Organisasi Masyarakat (Ormas) Garda Manguni Berulang tahun (Ultah) ke-13, 7 Juli 2026.

Diketahui, Garda Manguni dibentuk pada pada 7 Juli 2013, dan merupakan Ormas Manguni pertama yang lahir dan dibentuk di tanah rantau. Puncak acara HUT ke-13 Garda Manguni, berlangsung di Gedung ASMI Pulo Mas, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2026).Puncak acara itu, dirangkai dengan ibadah Oikumene yang dipimpin oleh Pdt Semny Tiwa, S.Th. Acara yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaanini, diawali tarian tradisional khas Minahasa, Maengket dan Kawasaran.

Ketua Panitia HUT ke-13 Garda Manguni, Yover Kalalo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih atas segala bentuk dukungan dari semua pengurus dan anggota Garda Manguni, atas terselenggaranya acara tersebut. Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Manguni, Michael Umboh, S.Pd. Saat menyampaikan sambutannya, Michael Umboh mengatakan Garda Manguni senantiasa mengedepankan semboyannya yakni, Solidaritas Persaudaraan Kawanua. Sambutan lain di puncak acara HUT ke-13 Garda Manguni yang mengusung tema Berakar, Bertumbuh Bersama, dan Berbuah Bagi Sesama Dalam KasihNya, disampaikan oleh Dewan Kehormatan Garda Manguni Charles Honoris. Dalam Sambutannya, Charles Honoris yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI mengatakan,sangat menghargai prinsip persaudaraan yang terbina dalam Ormas Garda Manguni. Charles Honoris yang juga Wakil Bendahara Umum PDI Perjuangan ini, berharap rasa persaudaraan tersebut bisa dijadikan landasan agar bisa saling membantu antar sesama. Sementara itu Ketua Umum Garda Manguni Dr. Jimmy Pangau, SH, MH, dalam sambutannya, berharap seiring dengan bertambahnya usia maka Garda Manguni semakin berkembang,berfungsi serta makin bertumbuh. Selain itu, Garda Manguni lebih memberikan manfaat kepada masyarakat sekitarnya. Oleh karenanya, kata Jimmy Pangau, diperlukan peran serta aktif oleh seluruh lapisan pengurusnya. Jimmy Pangau, SH, MH, juga menyampaikan sejarah pembentukan Garda Manguni yang memiliki jargon Berkarya, Berbagi, Berdampak, mengataka pada saat itu dikarenakan adanya rasa persaudaraan sesama anak rantau Kawanua. “Dan pada akhirnya dengan semangat tersebut, diharapkan Garda Manguni ke depannya, semakin baik lagi tentunya. I Yayat U Santi,” kata Jimmy Pangau.

Sebelumnya, terkait peringatan HUT ke-13 Garda Manguni, para pengurus melaksanakan ziarah sekaligus tabur bunga di makam para tokoh pejuang Minahasa yang ada di Rantau. Diantarannya, di pusara Frangky Rolangon SH (Waketum Garda Manguni) di TPU Perwira, Bekasi Utara, serta pusara Ventje Sumual dan Bert Supit di TPU Kampung Pulo, Menteng, Jakarta Pusat. Puncak acara HUT ke-13 Garda Manguni, diakhiri dengan pembagian door price untuk tamu- undangan, hiburan, dan ramah- tamah. Turut hadir di acara ini diantaranya perwakilan Ormas Manguni Indonesia, Laskar Manguni Indonesia, LAMI, Kerukunan Kawanua Rantau, dan DPP Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK). Hadir pula Ormas MI, Satria Banten, dan Manguni 86.(axm)
