MANADO-Lomba Baca Mazmur Pria/Kaum Bapa (P/KB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) 2024, selain sebagai persiapan menuju Hapsa P/KB GMIM ke-62 tahun 2024 di Wilayah Lembean Kora-Kora, Minahasa ini sebenarnya sebuah gebrakan yang luar biasa dari Wilayah Mawakom (Manado, Wawonasa, Kombos) secara khusus jemaat Eben Haezer Kombos, karena mampu merangkul dan mencari begitu banyak pemazmur P/KB GMIM untuk bersaksi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komunitas Baca Mazmur (KBM) P/KB GMIM dr. Meyer Tampah Egam disela-sela Lomba Baca Mazmur P/KB GMIM menuju Hapsa P/KB GMIM ke-62 tahun 2024, di Gereja GMIM Eben Haezer Kombos Wilayah Mawakom, Sabtu (25/5/2024). “Karena kita dalam komunitas baça Mazmur PKB GMIM itu, kompetisi bukan tujuan utama. Kompetisi hanya instrumen saja, hanya alat untuk kita bersama-sama bertemu, saling menyapa, silaturahmi dan yang paling penting semangat kekeluargaan terbangun di dalamnya karena kita merindukan tujuan besar cita-cita utama ciptakan PKB GMIM yang rajin membaca Alkitab dimulai dengan Mazmur,” ujar dr Meyer didampingi Sekretaris Panitia Pnt Yarley Q Muskitta,SH dan Pnt Adri Pertuack kepada radarmanadoonline.com. Demikian kemudian, kata Dr Meyer, relasi sosial dengan wanita kaum ibu, kemudian anak-anak, remaja, pemuda dan sekolah Minggu. “Supaya lintas kategorial BIPRA itu bisa benar-benar kuat dalam segi iman, karena rajin membaca Alkitab di dalam keluarga. Jadi luar biasa, salut buat Eben Haezer atas pelaksanaan lomba baca Mazmur,” sambungnya. Dr Meyer pun menyampaikan pesannya kepada jemaat lain khususnya pria kaum bapa. “Karena ini sudah menjadi panutan dan teladan, jadi pesan saya kepada jemaat-jemaat yang lain secara khusus PKB lebih giatlah mencontohi teladan seperti ini. Jadi, melakukan pembekalan, melakukan persiapan, bahkan jika mampu dengan iman kemudian dengan sumber daya yang ada kita buat lomba seperti ini. Supaya lebih mampu lagi menjaring banyak PKB yang tidak terjaring di Eben Haezer Kombos. Masih ada waktu satu dua minggu ke depan. Jika mau dilaksanakan, KBM Komunitas Baca Mazmur masih support. Demikian juga dengan Pokja PPA CCA Baca Mazmur itu pasti support. Sehingga, mampu lagi merangkul sebanyak mungkin pembaca Mazmur,” pesan dr Meyer.(axm) 




