25.4 C
Manado
Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal BREAKING NEWS: Resmob Polda Sulut Tangkap Tiga Komplotan Doger Anjing, 28 Ekor...

BREAKING NEWS: Resmob Polda Sulut Tangkap Tiga Komplotan Doger Anjing, 28 Ekor Barang Bukti Ikut Diamankan

blank
Resmob Polda Sulut Tangkap Tiga Pelaku Doger Anjing, 28 Ekor Barang Buki Ikut Diamankan. (foto/Juf)

MANADO – Radarmanadoonline.com – Tim Resmob Polda Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menangkap tiga terduga komplotan pengepul Doger anjing di wilayah Karombasan, Manado, Selasa (06/08/2024) Pagi.

Dalam Operasi Pekat 2024 tersebut, polisi berhasil mengamankan 28 ekor anjing yang diduga hasil kejahatan.

Tiga terduga komplotan pengepul anjing ini masing-masing berinisial ML alias Mar, JK alias Jac dan JS alias Jam, dan saat ini bersama barang bukti puluhan anjing telah diamankan di Mapolda Sulut.

Penangkapan ini dilakukan saat para pelaku sedang bersiap membawa anjing-anjing tersebut ke Pasar Pinasungkulan, Karombasan, Kota Manado untuk di jual.

Meskipun tiga terduga pelaku pembeli anjing berhasil ditangkap, beberapa pelaku doger berhasil kabur menggunakan sepeda motor dan kini sedang dalam pengejaran polisi.

Baca Juga:  Lari ke Manado, Pelaku Curanmor di Bolsel Ditangkap Tim Resmob Polda Sulut

Panit 4 Resmob, Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut Ipda Fegy Lumantow mengatakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2024 ini bertujuan untuk memberantas berbagai tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, termasuk perdagangan gelap hewan peliharaan.

“Kami melaksanakan operasi pekat penyakit masyarakat, dalam operasi pekat pagi tadi kami berhasil mengamankan 3 orang serta barang bukti 28 ekor anjing. Mereka diamankan di kelurahan Karombasan pada saat akan membawa anjing-anjing hasil curian ke pasar Pinasungkulan. Pada saat itu anggota langsung melakukan penghadangan dan menangkap para pelaku,” jelas Lumantow.

blank
Panit 4 Resmob, Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut Ipda Fegy Lumantow. (foto/ist)

Aksi Doger atau pencurian anjing dengan kekerasan akhir-akhir ini marak terjadi di wilayah Sulut, dimana modus yang dilakukan para pelaku dengan memberikan racun (potas) kepada anjing peliharaan warga, setelah anjing tersebut teler para pelaku kemudian langsung memukul hingga tewas dan kemudian membawa kabur.

Baca Juga:  Sering TL, YLM Kian Menguat di Minahasa

Dengan penangkapan ini, Polda Sulut berharap dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan serupa dan mengurangi aktivitas perdagangan hewan curian di wilayah Sulawesi Utara.

Diketahui, Operasi Pekat 2024 ini berlangsung selama Agustus dengan fokus pada berbagai tindak kriminal lainnya yang mengganggu ketertiban umum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini