29.7 C
Manado
Jumat, Mei 15, 2026
spot_img
Beranda Internasional Natal di Swiss, Bantu Anak Korban Perang Ukraina, Nyong Felix: Natal Simbol...

Natal di Swiss, Bantu Anak Korban Perang Ukraina, Nyong Felix: Natal Simbol Solidaritas Sosial Antar Sesama  

 

DI EROPA: Felix Palenewen kembali merayakan Natal Yesus Kristus di Zurich, Swiss.(FOTO/DOK PRIBADI)

ZURICH, Radarmanadoonline.com-Umat Kristen di seluruh dunia bersiap merayakan Natal Yesus Kristus, 25 Desember 2024. Bahkan, suasana menjelang Hari Kelahiran Sang Juru Selamat manusia ini sangat terasa di berbagai negara termasuk di Zurich, Switzerland (Swiss). Staf Khusus Wali Kota Manado, Felix Palenewen kembali merayakan Natal Yesus Kristus di Zurich, Swiss. Felix-sapaan Nyong Sulut 2003 itu sudah dua tahun merayakan Natal di negara yang berada di benua Eropa itu. Di negara terbersih, terindah dan teraman di dunia, Felix sedang menyelesaikan S2, di International Business Academy, Zurich. “Natal tahun lalu (2023, red), saya sempat mengunjungi Gorzow, kota kecil di daerah Polandia Barat, dengan mengunjungi sebuah yayasan sosial yang menampung anak-anak korban perang Ukraina. bersama teman-teman kami menggalang bantuan untuk diberikan kepada mereka,” ungkap Felix kepada radarmanadoonline.com, Senin (16/12/2024). Waraney Minahasa 2002 ini juga memaknai Natal Yesus Kristus. “Natal adalah simbol solidaritas sosial antar sesama. Prinsip Natal adalah Kasih. Sebagai hari raya, memang membawa kegembiraan dan perayaan. Namun, kita harus selalu mengingat bahwa Natal adalah waktu untuk mengenang dan merenungkan kasih serta pengorbanan Tuhan Yesus Kristus. Natal harus menjadi momen untuk mempertanyakan sejauh mana kita telah mengasihi DIA dan sesama,” ujarnya.

Baca Juga:  Produsen Mobil Tiongkok Tantang Tesla dalam Perlombaan Taksi Robot Global
WUJUDKAN KEPEDULIAN: Felix Palenewen ikut membantu anak-anak korban perang Ukraina, di Gorzow, Polandia Barat.((FOTO/DOK PRIBADI)

Sekretaris Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56 Sulawesi Utara (Sulut), mengajak umat Kristiani untuk menjadikan Natal sebagai waktu untuk berefleksi dan tumbuh dalam iman kita kepada Yesus Kristus. Sekretaris  Umum Ikatan Nyong-Noni Sulut (INNS) periode 2020-2023 menerangkan, Natal tahun ini dirayakan berbeda, karena disibukan dengan tugas belajar secara hybrid. “Jadilah terang Natal yaitu Kristus hadir didalam kita ,sehingga kita bisa mengasihi dan menjadi berkat buat sesama. Hadapi tahun baru membawa  tujuan yang baru, sukacita yang tak terbatas, dan kemungkinan yang tak terbatas,”  terangnya.(axm)

Bagaimana Pendapatmu?