

MANADO, Radarmanadoonline.com-Umat Kristen di dunia termasuk Sulawesi Utara (Sulut), khususnya jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), merayakan Natal Yesus Kristus, dengan beribadah di Gereja-Gereja, Rabu (25/12/2024). Di jemaat GMIM Eben Haezer Kombos, Wilayah Manado, Wawonasa, Kombos (Mawakom), rangkaian ibadah memperingati Hari Kelahiran Sang Juru Selamat manusia, dimulai pada Selasa (24/13/2024) malam, dipimpin Pdt Amelia Maringka, S.Th. Ibadah tersebut mengusung tema Yesus Kristus, Anak Allah. Bacaan Alkitab dari kitab Perjanjian Baru Lukas 1 : 35, Jawab malaikat itu kepadaNya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Puji-pujian di ibadah ini yakni Baca Mazmur oleh kwartet ASM (anak sekolah Minggu) dan Remaja (Melodi Hatidame, Clara Lolloh Kesya Tahiŕ, dan Juan Takaonselang). Selain itu, Dkn Yulin Salayar Baramis dan Pnt Adri Pertuack. Trio Pelayan Khusus (PelSus) masing-masing Pnt Charlina Masambe, Dkn Stevie Masikome-Wawanda, dan Pnt Yeyane Bariman- Matheos.

Selanjutnya, ibadah Natal Rabu (25/12/2024) di jemaat 19 kolom ini dilaksanakan dalam 2 sesi. Pukul 05.30 Wita, Khadim Pdt Edger Runtulalo STh, dengan tema ibadah Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat. Pembacaan Alkitab dalam Alkitab Perjanjian Baru, Lukas 2 : 11 – 14 berjudul Gembala-Gembala. Di ibadah ini puji-pujan dibawakan oleh PelSus, trio PelSus Pnt Charlina Masambe, Dkn Stevie Masikome-Wawanda, dan Dkn Elsye Dalensang. Baca Puisi oleh Ronny Hariawan. Sambutan Natal PGI-KWI dibacakan oleh Sekretaris Jemaat GMIM Eben Haezer Kombos, Pnt Charlina Masambe. Ibadah Natal sesi 2 dilaksanakan pukul 10.00 Wita, dengan Khadim Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezer Kombos, Pdt Cherlie J Pangau, S.Th. Tema ibadah dan pembacaan Alkitab sama dengan di ibadah sesi pertama. Pdt Cherlie J Pangau, S.Th, dalam khotbahnya mengatakan sukacita dan damai sejahtera nenjadi bagian kehidupan kita. “Hidup memuji Tuhan berarti hidup yang memuliakan Tuhan, tetap bersyukur dan bersukacita. Dia datang menjumpai kita. Jangan pernah meragukan, dan jangan pernah tidak percaya kepadaNya,” kata Pdt Cherlie J Pangau, S.Th. Pantauan Media ini ratusan jemaat menghadiri ibadah Natal di Gereja GMIM Eben Haezer Kombos. Bahkan, banyak jemaat harus menempati tempat di luar gedung Gereja, karena di ruangan dalam dan di balkon sudah ditempati oleh jemaat yang datang lebih awal.


Puji-pujian dibawakan oleh PelSus, Baca Mazmur Kwartet PelSus Pnt Jacob Umar, Pnt Charlina Masambe, Dkn Yulin Baramis, dan Dkn Elsye Dalensang. Sambutan Natal PGI- KWI dibacakan Bendahara Jemaat GMIM Eben Haezer Kombos, Dkn Niken Rorong. Dalam salah satu bagian dari sambutan Natal PGI-KWI dkatakan, seperti para gembala itu, kita sebagai satu kawanan umat Allah dipanggil untuk bersama-sama menjumpai Yesus, yang mengampuni, menyembuhkan, peduli pada orang yang dikucilkan, dan terpinggirkan. Perjumpaan yang sejati dan tulus membuat kita menerima kekuatan dari Yesus untuk memberikan kesaksian dalam bentuk “memuji dan memuliakan Allah”. Kemuliaan Allah itu dilaksanakan dalam tindakan-tindakan yang menghadirkan kasihNya, di tengah keluarga, komunitas, Gereja, masyarakat dan bangsa. Kasih kepada sesama manusia itu menjadi konkret dalam tindakan saling menghormati, menghargai, menguatkan, dan membangun persahabatan antar manusia tanpa memandang perbedaan suku, agama, kepercayaan, golongan, warna kulit, dan status sosial. Maka, perayaan Natal sungguh mendorong kita untuk berjalan bersama dalam iman, persaudaraan dan belarasa. Pewartaan kasih Allah terasa semakin mendesak mengingat sebagian masyarakat kita masih mudah diadu domba oleh berita-berita yang menyesatkan dan hasutan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab. Akibatnya mudah terjadi konflik, perpecahan, dan tindak kekerasan. Di samping itu, persoalan ketidakadilan, kemiskinan, intoleransi, perdagangan orang, praktik-praktik perjudian dan pinjaman (online), dan perusakan lingkungan hidup juga masih marak terjadi. Kita yang merayakan kelahiran Sang Pembawa Damai mesti memiliki keteguhan iman, ikatan persaudaraan, dan kehendak untuk berbelarasa. Hadir di ibadah ini Pnt Yarley Muskitta, S.H. Sementara itu Pnt Adri Pertuack, mengatakan seluruh persiapan dan rangkaian pelaksanaan Ibadah Malam Natal, dan Ibadah Natal GMIM Eben Haezer Kombos boleh berjalan dengan baik. “Biarlah damai dan sukacita Natal semakin mempererat kebersamaan hidup berjemaat dalam berpelayanan, terlebih lagi dalam mempersiapkan diri memasuki tahun pelayanan yang baru tahun 2025. “Terlebih, dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah kegiatan Sinodal Temu Teknis HAPSA P/KB GMIM Tahun 2025 pada tanggal 3 Mei 2025. Semua, untuk hormat dan kemuliaan bagi nama Tuhan. Tuhan Memberkati kita Semua,” ujar Pnt Adri Pertuack kepada radarmanadoonline.com, Kamis (26/12/2024).(axm)



