
SINGAPURA, Radarmanadoonline.com-Warga etnis Tionghoa di Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara (Sulut) merayakan tahun baru Imlek 2576/2025 Masehi. Tahun Baru Imlek 2576 ini juga dirayakan oleh dr. Chensie Sharon Angkasa, S.Ked bersama orangtua dan keluarga. Menjelang Imlek, dokter Chensie-sapaan akrab putri pasangan.Ivan Angkasa, S.E dan Apt. Ingrid N Rumbay, S.Farm, M.Kes, berada di Thailand dan Singapura. “Tahun ini merayakan malam tahun baru Imlek dan makan malam bersama, kemudian menonton kembang api di Singapore. Nanti pulang di Manado hari (Rabu 29/1/2025, red) ini, akan berkunjung ke saudara yang lain juga,” kata dokter Chensie kepada radarmanadoonline.com, di Singapura, Selasa (29/1/2025) pagi. Kepada Media ini Harapan I Nona Manado 2023, mengungkapkan harapannya di Imlek 2576 ini. “Semoga perayaan tahun baru Imlek, bisa memberi rezeki yang baik, khususnya karena tahun ini merupakan tahun ular. Dan, kebetulan saya shio ular. Harapannya juga, bisa membawa keberuntungan,” ungkapnya.
Nona Manado Kreasi Batik Manado Terbaik 2023 menuturkan tradisi yang dilakukan dalam setiap merayakan Imlek. “Untuk tradisi, dari keluarga besar melaksanakan sembahyang terutama mendoakan orang, dan juga yang sudah mendahului. Selain itu, ada bagi-bagi angpao dari orang yang lebih tua,” tuturnya. Perempuan cantik 23 tahun yang juga dokter Internship Puskesmas Paniki Bawah, Manado, mengatakan lapis legit menjadi kue favorit dalam setiap merayakan Imlek. “Iya, kue lapis legit, karena sangat enak dan maknanya rezeki yang berlimpah.dan berlapis-lapis,” sambungnya. Terkait Tahun Ular, dokter Chensie menerangkan, Ular dikenal sebagai simbol kebijaksanaan, strategi, dan perubahan. “Tahun Ular sering menjadi waktu yang baik untuk refleksi diri dan pertumbuhan pribadi bagi mereka yang memiliki shio ini,” ujarnya. Dokter Chensie mengatakan, dia tidak menggelar open house. “Karena sesuai tradisi biasanya mengunjungi dan berkumpul di rumah orang yang lebih tua. Setelah merayakan Imlek, saya akan kembali ke aktivitas seperti biasa menjadi dokter di Puskesmas Paniki Bawah,” terangnya.(axm)


