27.7 C
Manado
Sabtu, Mei 2, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2025, Kendaraan Tanpa Plat...

Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2025, Kendaraan Tanpa Plat Nomor Hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran

Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Keselamatan 2025, Kendaraan Tanpa Plat Nomor Hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran. (foto/ist)

MANADO – Radarmanadoonline.com – Polda Sulawesi Utara dan jajaran kembali menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat 2025.

Kegiatan operasi diawali dengan Gelar Pasukan di halaman Presisi Polda Sulut, Senin (10/2/2025) pagi.

Gelar Pasukan dipimpin oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi, dihadiri oleh PJU Polda, instansi terkait dan personel Polda Sulut.

“Operasi yang akan kita laksanakan memiliki tujuan utama yaitu menciptakan situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H dan menjadi salah satu tindakan dalam upaya cooling system menjelang pelantikan calon Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Walikota dan Wakil Walikota serta Bupati dan Wakil Bupati,” terang Wakapolda.

Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 10 sampai dengan 23 Februari 2025.

“Operasi ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas dengan tujuan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas,” lanjutnya.

Polda Sulut dan Jajaran Gelar Operasi Keselamatan 2025, Kendaraan Tanpa Plat Nomor Hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran. (foto/ist)

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Bahagia Dachi juga menyoroti maraknya kendaraan tanpa TNKB atau plat nomor yang berkeliaran di dalam kota.

Ia meminta Ditlantas Polda Sulut untuk menindak tegas kendaraan yang tidak memiliki identifikasi resmi.

“Saya masih melihat di dalam kota banyak kendaraan yang tidak memiliki TNKB atau plat nomor hingga pengguna knalpot brong. Saya minta ini benar-benar ditertibkan. Panggil orang tua dan guru untuk (pelanggar) yang masih usia sekolah. Kemudian terkait penindakan kita kedepankan ETLE (tilang elektronik, red) dan manual,” jelas Wakapolda.

Brigjen Pol Bahagia Dachi juga mengingatkan personel untuk melakukan pelayanan yang maksimal dengan menggelar kekuatan secara tepat pada setiap titik rawan macet dan rawan kecelakaan lalu lintas.

“Melakukan tindakan tegas, namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas selama pelaksanaan operasi,” tegas Wakapolda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini