
MANADO, Radarmanadoonline.com-Ibadah Paskan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus di jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Eben Haezer Kombos, Wilayah Manado, Wawonasa, Kombos (Mawakom), berlangsung di kolom-kolom, Senin (21/4/2025) malam. Di jemaat GMIM Eben Haezer Kombos kolom 2, ibadah Paskan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus berlangsung di rumah Dkn Elias Janis (dalam keluarga Janis-Syamsudin). Ibadah yang berlangsung khidmat serta penuh dengan nuansa keimanan ini dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezer Kombos, Pdt Cherlie J Muskitta-Pangau, S.Th. Pembacaan Alkitab di baca di kitab Perjanjian Baru, 1 Korintus 15 : 12-15 dengan judul Kebangkitan Kita.


Pdt Cherlie J Muskitta-Pangau, S.Th.dalam khotbahnya mengatakan, kita kembali bersama merayakan Paskah Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari antara orang mati. “Oleh karena itu ketika kita boleh ada saat ini, saya percaya bahwa, samua torang yang ada ini benar-benar percaya bahwa Yesus telah bangkit. Walaupun memang dalam bagian Alkitab bacaan kita, ternyata di Korintus, Kebangkitan menjadi satu masalah. Karena, ada orang-orang yang tidak percaya atau menolak Kebangkitan. Karena itu, Rasul Paulus mau memberikan penjelasan bahwa kalau mereka menyaksikan tentang Kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati. Kalau memang tidak ada Kebangkitan, berarti mereka berdusta seperti itu. Kalau juga Yesus tidak bangkit maka tidak aka ada kebangkitan manusia, orang-orang yang percaya,” kata Pdt Cherlie J Muskitta-Pangau, S.Th.


menyerahan hadiah kepada tim remaja-penuda dan tim anak Sekolah Minggu kolom 2 yang meraih juara 1 lomba Lintas Alkitab jemaat GMIM.Eben Haezer Kombos, Senin (21/4/2025) malam.(FOTO/ALEX MAMAHIT)
Dikatakan Pdt Cherlie, Rasul Paulus juga mengatakan bahwa kalau tidak ada Kebangkitan Tuhan Yesus, berarti sia-sia juga iman kita. “Karena itu ketika kita mendengar atau membaca bagian Alkitab ini, seharusnya kita bersyukur, kalau ternyata kita percaya dan kita hidup dalam percaya kepada Yesus, maka kalau kita mati kita akan dibangkitkan, Pasti torang bakudapa. Semua orang yang mati di dalam Tuhan akan dibangkitkan. Karena itulah saudara-saudara, ketika ada kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa kematian, selalu mengingatkan kepada kita bahwa ingatlah dibalik kematian ada kebangkitan. Dan itu menjadi penghiburan bagi setiap orang yang percaya. Karenanya, ketika membaca bagian ini kita mengerti bahwa itulah keuntungan-keuntungan orang yang hidup percaya kepada Yesus Kristus. Keuntungan-keuntungan orang yang tetap setia, tetap taat meskipun badai dan gelombang datang silih berganti dalam hidupnya, dia tidak mundur dari hidup percayannya kepada Yesus, tetapi dia tetap kokoh atau berdiri teguh dengan imannya kepada Yesus. Kalau dia harus menghadapi masalah-masalah kehidupan, dia percaya dengan Kebangkitan Yesus, maka masalah-masalahnya tidak abadi. Selalu ada jalan keluar ketika kita menyerahkan diri kepada Dia yang bangkit dari antara orang mati,” ujar Pdt Cherlie. Di bagian lain khotbahnya, Pdt Cherlie mengimbau jemaat untuk tidak mengabaikan keilahian Yesus dalam kehidupan. “Sehingga, dengan demikian orang-orang yang mengalami berbagai bentuk penderitaan hidup, seharusnyalah berbahagia dan bersyukur karena ternyata apa yang dia alami tidak selamanya dan untuk selamanya dia menderita. Tetapi, dengan Kebangkitan Yesus selalu ada harapan bagi orang yang bersandar dan mengandalkan Yesus dalam hidupnya, walau harus menghadapi berbagai tantangan kehidupan dia tetap kuat untuk menghadapi dan melewatkan dengan selamat bersama dengan siapa, bersama dengan Tuhan Yesus. Dia hidup, Dia tidak mati tetapi Dia hidup dari antara orang mati,” lanjut Pdt Cherlie. Dibagian akhir khotbahnya, Pdt Cherlie mengatakan ketika kita berdoa, kita percaya Yesus mendengar. Tetapi, Dia dengan hikmat, akan menuntun kita agar supaya kita mampu melihat dibalik penderitaan yang kita alami, tentu ada jalan keluar dan ada sukacita menanti. “Oleh Karena itu saudara-saudara, marilah hidup dalam percaya kita kepada Yesus Kristus. Bagaimana kita hidup dalam percaya, ialah tetaplah setia walau kadang kita tidak baik-baik saja. Tetaplah taat kepada Tuhan Yesus, walau pergumulan yang menjadi bagian kita. Tetaplah ingat, bahwa situasi yang mendera kita yang tidak menyenangkan, ada sukacita menanti di dalam Tuhan. Karena itu, mari kita sebagai satu persekutuan jemaat yang ada di kolom 2, baik secara pribadi tetapi juga sebagai keluarga bentukan Tuhan, mulai anak-anak kecil, remaja, pemuda, ibu, bapak bahkan sampai Lansia, mari kita tetap bersyukur untuk hidup yang Tuhan berikan ini. Dan mari tetap hidup dalam percaya kita kepada Yesus Kristus yang bangkit dari antara orang mati. Sehingga, kita tidak pernah merasakan sendirian dalam menjalani hidup, tetapi kita percaya Yesus yang bangkit itu menyertai kita dalam segala situasi kita, Tuhan Yesus Memberkati kita, dan selamat kita hidup dalam percaya kepadanya, dan hidup dalam kebangkitaNya, Tuhan Memberkati, Amin,” ucap Pdt Cherlie. Puji-pujian di ibadah ini dinyanyikan oleh semua perempuan dengan lagu Terpujilah Allah Maha Besar, dan pria dengan lagu Hai Bangkit Bagi Yesus. Seusai Ibadah yang dipandu Pnt Yeni Lopes, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada tim remaja-penuda dan tim anak-anak Sekolah Minggu kolom 2 yang meraih juara 1 lomba Lintas Alkitab jemaat GMIM.Eben Haezer Kombos. Hadiah diserahkan oleh Dkn Elias Janis. Perayaan Paskah Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus di jemaat GMIM Eben Haezer Kombos kolom 2 diakhiri dengan santap kasih bersama. (axm)



