Penuh Kejutan, Tamu-Undangan Puji Acara PNNM 2025, Koko: Mohon Maaf Jika Ada yang Kurang Berkenan



MANADO, Radarmanadoonline.com-Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025 berlangsung sederhana, dari tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, grand final PNNM tahun ini tetap berlangsung meriah dan spektakuler. Bahkan, rangkaian kegiatan akhir kontes terbesar dan bergengsi di Kota Tinutuan ini, kembali menjadi ajang pemilihan duta daerah paling keren di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pantauan Media ini di grand final PNNM 2025, di Grand Kawanua International Convention Center (GKICC), Kairagi Dua, Kayuwatu, Sabtu (12/7/2025) malam, kemeriahan acara sudah terlihat sejak parade bersama 21 finalis PNNM 2025 dan para penari dari Studio 38 di panggung, yang disambut aplaus meriah dari tamu-undangan dan keluarga serta pendukung finalis. Koreografi yang di tata apik oleh Koreografer kenamaan Sulut sekaligus Owner Studio 38 Entertainment Koko Umar, langsung menuai pujian. Tak hanya itu, penataan panggung dan lighting di grand final PNNM 2025 juga direspons positif.

“Tahun ini banyak tamu undangan yang langsung bilang ke saya, kemasan PNNM tahun ini begitu fresh. Mulai dari penampilan finalis sampai pendukung acaranya penuh dengan kejutan, yang bikin mereka (tamu-undangan, red) berdecak kagum. Walaupun tahun ini dibikin lebih sederhana dari tahun tahun sebelumnya, karena keterbatasan dana. Tapi, tidak mengurangi kemewahan, dan spektakuler panggung PNNM 2025 yang penuh dengan warna-warni permainan lampu panggung serta dentuman musik yang bikin penonton tetap setia duduk di kursi mereka,” kata Koreografer PNNM 2025 Koko Umar kepada radarmanadoonline.com, Rabu (16/7/2025) malam.

Disentil soal persiapan Studio 38 Entertainment yang tampil memukau di grand final PNNM 2025, Koko menuturkan, persiapannya terbilang singkat. “Kalau untuk persiapan penari Studio 38 Entertainment, mereka persiapannya cuma dua minggu. Saya bagi waktu untuk melatih finalis PNNM 2025, dan melatih penari Studio 38. Untuk properti tari, penarinya sendiri yang bikin. Jadi, sambil mereka (penari, red) latihan, mereka juga bersama-sama bikin properti yang akan dipakai show di malam final PNNM 2025,” ujarnya.
Koko yang pernah gabung di Rumpun Kemilau Kinarya GSP pimpinan Guruh Soekarno Putra, berharap ke depan acara PNNM lebih baik dan tambah baik. “Kualitas kemasan acaranya, tambah wow yang akan bikin para penikmat pageant lovers selalu menunggu dengan tidak sabar, dan menerka-nerka, tahun depan apalagi ya yang akan di suguhkan,” sambungnya. Koko yang juga pernah bersama Studio 26 Art Link pimpinan Ati Ganda, menyampaikan terima kasih setelah dipercayakan kembali sebagai koreografer di PNNM. “Terimakasih yang tak terhingga kepada kak Ine Pinontoan (Irene Pinontoan), kak dr. Albert Pongoh, kak Resa Sambuaga, Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), dan semua kakak- kakak anggota Ikatan Nyong-Nona Manado, yang telah mempercayakan saya kembali menangani koreografi pemilihan Nyong- Nona Manado 2025. Saya mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Semoga ke depannya akan lebih baik lagi. Pengurus dan anggota Ikatan Nyong-Nona Manado, kalian luar biasa. Tanpa kalian, saya tidak bisa menuangkan ide-ide di benak saya. Sekali lagi, terimakasih yang tak terhingga, untuk ketua dan pengurus Ikatan Nyong- Nona Manado,” ucapnya.(axm)


