


MANADO, Radarmanadoonline.com-Setelah melaksanakan kegiatan terkait peringatan HUT ke-402 Kota Manado, 14 Juli 2025, Nyong Manado 2025 Wiliam Edgan Moses Wior, S.T, dan Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat, melakoni kegiatan yang berlangsung di luar Kota Manado, tepatnya Jakarta. Sebagai duta wisata, Nyong Wiliam dan Nona Franda diundang oleh ketua Ikatan Abang-None Jakarta Barat, untuk menghadiri grand final pemilihan Abang-None (Abnon) Jakarta Barat (Jakbar) 2025.

Pasangan Nyong gagah dan Nona fasung ini bertolak ke Jakarta bersama tim Nyong-Nona Manado dengan menggunakan maskapai penerbangan AirAsia. Diketahui, AirAsia memiliki standar keamanan dan keselamatan dalam setiap penerbangan, dan telah mendapatkan sertifikasi dari organisasi internasional IATA. AirAsia menyediakan fasilitas tambahan seperti bagasi prioritas, layanan check-in prioritas, dan perlindungan perjalanan, untuk memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang. AirAsia memiliki waktu turnaround pesawat yang singkat, dan harga tiket yang lebih rendah.

Tim Nyong-Nona Manado yang ke Jakarta itu dipimpin oleh Ketua Panitia Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025 Resa Yan Sambuaga, S.E. Di Jakarta, Nyong Wiliam, Nona Franda dan Nyong Resa dijamu Noni Sulut 1980 Honney Kussoy, Nyong Sulut 1979 Ir. Tonny Nelwan, dan Nyong Manado/Nyong Sulut Benedict Narande, S.E. Grand final pemilihan Abang-None Jakbar 2025, dihelat di Hotel Aston Kartika, Jalan Kyai Tapa, Tomang, Grogol Petamburan, Kamis (24/7/2025) malam. Di acara tersebut Rendy Wicaksana dan Anesya Anggun selaku MC, mendaulat Wiliam.dan Franda, untuk tampil dipanggung sekaligus diperkenalkan. Terpilih dan dinobatkan sebagai Abang Jakarta Barat 2025 Audy dan None Jakarta Barat 2025 Myscha, Wakil 1 Abang Jakarta Barat 2025 Adam, Wakil 1 None Jakarta Barat 2025 Arghea, Wakil 2 Abang Jakarta Barat 2025 Atha dan Wakil 2 None Jakarta Barat 2025 Netta. Harapan 1 Abang Jakarta Barat 2025 Ganta dan Harapan 1 None Jakarta Barat 2025 Shaza, Harapan 2 Abang Jakarta Barat 2025 Zhofir,. Harapan.3 Abang Jakarta Barat 2025, Harapan 3 Abang Jakarta Barat 2025 Faiz, Harapan 3 None Jakarta Barat 2025 Michelle. Abang Jakarta Barat Favorit 2025 Dino dan None Jakarta Barat Favorit 2025 Bulan.

Di kesempatan itu Wiliam dan Franda menyampaikan selamat kepada Abang Jakarta Barat 2025 Audy dan None Jakarta Barat 2025 Myscha. Grand final pemilihan Abang-None Jakarta Barat 2025 yang dimeriahkan oleh penampilan Ria, Bernard Saud, dan Voice of West, dihadiri sekaligus dibuka Wali Kota Jakbar Uus Kuswanto, dan dihadiri Kadis Parekraf Jakarta Andhika Permata. Kepada Media ini William dan Franda menyampaikan tanggapan sekaligus penjelasan tentang kegiatan yang dilakoninya di luar daerah. William menerangkan, tugas perdana di Jakarta ini, hakekat sebagai duta wisata merupakan representasi daerah yang diharapkan memiliki pengetahuan mendalam tentang pariwisata dan budaya daerah. Dikatakan Wiliam, Nyong dan Nona Manado 2025 dalam wadah Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM) merupakan representasi Kota Manado, untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan potensi wisata dan produk-produk turunan wisata Kota Manado. “Eksistensi kami pada kegiatan perdana luar daerah, merupakan inisiatif dan penjabaran agenda kerja INNM yang diketuai oleh dr. Albert J. Pongoh serta peran Ketua panitia PNNM 2025 Resa Sambuaga, S.E. dan Dinas Pariwisata Kota Manado,” ujar Wiliam. Duta wisata, kata Wiliam, berperan penting dalam memperkenalkan potensi wisata daerah, baik melalui media sosial, acara-acara promosi, maupun kegiatan lain. Dia menambahkan, sangat mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan merancang dan membangun infrastruktur yang ramah lingkungan, menggunakan material berkelanjutan, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam. Beberapa cenderamata produk kerajinan Dekranasda Manado serta merchandise dipajang, dan diberikan oleh Wiliam dan Franda kepada pemerintah kota Jakarta Barat. Menurut Nona Franda, saling tukar cinderama antar daerah, memiliki berbagai manfaat, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya. “Cinderamata dapat menjadi sarana promosi pariwisata dan produk lokal, penguatan identitas budaya, serta sarana diplomasi antar daerah. “Tukar menukar cinderamata ini dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan baik, antar daerah atau negara melalui pertukaran budaya,” ujar Nona Franda. Mahasiswi semester 5 International Business Administration (IBA) Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menambahkan, produk lokal yang dijadikan cinderamata, juga dapat membantu meningkatkan perekonomian pengrajin lokal dan pelaku usaha kecil menengah. “Dengan memberikan cinderamata, identitas budaya daerah Kota Manado dapat diperkenalkan dan dipromosikan antar daerah dan antar negara,” jelasnya. Nantinya, seusai menghadiri grand final pemilihan Abang-None Jakarta Barat 2025, Nyong Manado 2025 Wiliam Edgan Moses Wior, S.T, Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat, dan penyandang gelar Nyong-Nona Manado 2025 lain akan melakoni rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025.(axm)


