23.8 C
Manado
Sabtu, Juni 20, 2026
spot_img
Beranda Nasional Kisah Nyata ke Layar Lebar, Lintrik Tayang di Manado, Dr Asye: Kuasa...

Kisah Nyata ke Layar Lebar, Lintrik Tayang di Manado, Dr Asye: Kuasa Gelap Itu Tetap Ada

blank

MANADO, Radarmanadoonline.com — Film nasional bergenre drama misteri, thriller, dan horor kembali tayang di bioskop-bioskop Indonesia, termasuk di Manado.

Kali ini, film bertajuk Lintrik mulai tayang di bioskop tanah air sejak 11 September 2025.

Film Lintrik yang disutradarai oleh Irham Acho Bahtiar dan diproduseri oleh Asye Berty Saulina Siregar juga tayang di bioskop XXI Manado pada 17 September 2025.

Kepada wartawan, Produser film Lintrik Asye Berty Saulina Siregar mengungkapkan hal mendasar yang membuatnya tertarik memfilmkan kisah tersebut.

“Saya salah satu mitra kerja Jaringan Media Nusantara, khususnya di daerah Banyuwangi. Pada waktu itu saya dan mitra saya Hasan Chow lagi diskusi, kemudian mengadakan workshop jurnalis desa.

Nah, saya bertemu dengan seseorang yang kebetulan bapaknya korban Lintrik sampai meninggal. Jadi, saya tanya-tanya, dan ternyata sangat menyedihkan sekali. Ini kisah nyata.

Dan kebetulan juga Pak Hasan Chow cerita sama saya, di Banyuwangi banyak sineas muda. Ada salah satu filmnya lumayan berbeda dari yang lain, dan belum pernah diangkat ke layar lebar, karena namanya saja itu sudah spesifik Lintrik, belum ada yang pakai.

Baca Juga:  Transformasi Organisasi Berbuah Manis, PLN Raih Sertifikasi Great Place to Work 2025

Akhirnya, saya mengundang filmmaker Tsani Janakim ke Jakarta. Kebetulan dari Banyuwangi, jadi saya undang dia ke Jakarta.

Kemudian, kami membahas film Lintrik tersebut dan melihat filmnya selama lima menit. Sani menceritakan betapa menyeramkan Lintrik itu.

Dari situ, saya langsung telepon sama Pak sutradara kita, Pak Irham Acho. Saya sampaikan, Acho ini kayaknya perlu digarap supaya kita tahu bahwa di Indonesia ini masih banyak yang menggunakan cara-cara yang tidak seharusnya.

Bukan hanya untuk sekadar pelet perempuan dan laki-laki, tapi bisa jadi pembunuh. Ini luar biasa, saya bilang begitu.

Tapi, kita bikin ceritanya yang menarik supaya kita tidak menyinggung banyak orang. Saya sampaikan seperti itu. Ini ngeri sekali, bahwa ini masih ada sampai sekarang,” kata Asye saat konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Asye mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati karena hal-hal mistik dan gaib seperti itu masih ada hingga saat ini.

“Jadi, hati-hati ya bapak ibu, bahwa sampai saat ini yang seperti ini masih ada di negara kita. Padahal kita sudah maju, tapi masih ada, masih berlaku, dan masih terjadi serta masih dialami orang-orang kita sampai saat ini di manapun.

Baca Juga:  Gugatan 1,5 Triliun Dianggap John Hamenda Belum Setara dengan Nilai 20 Tahun Bisnis Dimatikan !

Saya ingin kita ini tersadar bahwa kita-kita ini ya mesti berjaga-jaga.

Tapi, dari film Lintrik ini, kita harus tahu bahwa banyak para ulama bukan ulama beneran, tetapi ulama gadungan.

Tapi, yang mendasari film Lintrik ini adalah cinta keluarga. Jika keluarga kita saling mengasihi di dalam keluarga, menandakan bahwa keluarga itu adalah keluarga yang takut Tuhan.

Dan ketika kita takut Tuhan maka keluarga tersebut adalah keluarga yang bertakwa. Maka iblis, setan apa pun tidak akan pernah dapat mengganggu kita, karena ke mana pun pergi ingat Tuhan dan ingat keluarga.

Kita juga harus waspada bahwa di sekeliling kita banyak orang berpura-pura menjadi ulama,” ujarnya.

blank
Produser film Lintrik Asye Berti Saulina Siregar

Asye juga berpesan bahwa dari film Lintrik ini masyarakat bisa belajar untuk terus memperkuat iman setiap hari.

“Karena sampai hari ini pun kuasa gelap itu tetap ada di sekitar kita. Jadi, kita harus betul-betul dalam iman kita kepada Kristus itu setiap hari harus diperbaharui.

Baca Juga:  RUPS PLN Tetapkan Empat Komisaris Baru dan Perpanjang Dua Jabatan Direksi

Kita bukan hanya sekadar berdoa, tetapi bagaimana menjalin hubungan yang intens dengan Tuhan,” ucapnya.

Film Lintrik bergenre drama misteri berdurasi 102 menit ini telah tayang di bioskop sejak 11 September 2025.

Kisahnya berfokus pada praktik ilmu pelet kuno dari Banyuwangi, Jawa Timur, yang dikemas dalam alur penuh ketegangan dan kejutan.

Produksi film ini berada di bawah naungan Prama Gatra Film.

Penulisan naskah dikerjakan oleh Yuki, yang menggabungkan unsur drama horor dengan misteri serta sentuhan drama kehidupan.

Alur cerita film Lintrik menyoroti tokoh Sari (Karina Icha), seorang perempuan yang merasa penat dengan kehidupan malam.

Sari menginginkan kehidupan yang lebih tenang dan penuh kebahagiaan.

Dalam upaya itu, Sari berusaha merebut hati Rendy (Akbar Nasdar), cinta pertamanya semasa SMA.

Akan tetapi, Rendy kini telah menikah dengan sahabat Sari, yakni Nilam (Fannita Posumah), sekaligus sukses sebagai seorang pengusaha di Jakarta.

Film Lintrik dibintangi sejumlah aktor dan aktris, di antaranya Karina Icha, Meisya Amira, Yati Surachman, Donny Damara, Akbar Nasdar, Teguh Ryder, dan Fannita Posumah. (jac/axm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini