TATELU RONDOR – radarmanadoonline.com- Sebelas arena kegiatan lomba HUT ke 63 P/KB di Minahasa Utara disisir Komisi P/KB Sinode GMIM yang dipimpin Ketua Penatua Maurits Mantiri.
Mantan Wali Kota Bitung tersebut didampingi sejumlah komisi sinode antaranya Wakil Ketua Rommy Pondaag, Sekretaris Reza Rumambi, Wasek Rio Rindengan dan anggota Alfa Pandey.
Pengecekan lokasi sehari sebelum hari H acap dilakukan komisi sinode. Demi memastikan arena lomba dan kesiapan kepanitiaan lokal.
Di venue catur juga tak terkecuali. Di situ, Maurits berdialog dengan Inspektur Pertandingan (IP) Herry Benyamin dan anggota Pokja Jake Feky Kapantouw.
Catur sendiri menjadi magnet tiap kegiatan P/KB. Sebab telah 2 kali digelar yakni selain di Hari Persatuan Pria Kaum Bapa (P/KB) di HUT juga sudah dipertandingkan.
Seperti pada HUT ke 62 tahun 2024 di Manado Malalayang catur juga sudah digelar hanya saja khusus bagi P/KB yang diatas 60 tahun ke atas dan khusus perorangan. Maka kini kembali diperluas.
Apalagi catur tengah digenjot juga perkembangannya terhubung dengan program Gubernur Sulut Mayjen (Pur) Yulius Selvanus yang dikenal Wakil Ketua Umum PB Percasi.

ONLY MONGKAU
HUT ke 63 Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM di Minut ini bakal berbeda dibanding pelaksanaan sama tahun-tahun sebelumnya.
Sebab, pada lomba-lomba yang akan dipertandingkan khusus peraih emas akan ‘diganjar’ dengan hadiah yang sungguh sangat berbeda.
Hal ini dibenarkan oleh bendahara panlok yang juga Ketua P/KB jemaat Eklesia Tatelu Rondor wilayah Tatelu 1, penatua Only Mongkau.
” Komitmen bersama kita adalah bagaimana mengsukseskan HUT ke 63 P/KB Sinode GMIM ini termasuk bagaimana memberikan sesuatu penghargaan kepada peserta khususnya yang dapat medali dengan medali emas,” kata Only yang sudah 3 periode memimpin P/KB Eklesia.
Pengusaha asal Desa Tatelu Rondor yang juga ‘gila’ catur ini menyebut bahwa ini semua karena peran serta pihak gereja dan masyarakat atas pelaksanaan kegiatan dimaksud.
Kebersamaan dan kolaborasi ini juga benar-benar konkret dalam hal “memberi’ sesuatu yang berbeda soal hadiah.
Sebab tak hanya catur saja namun lomba lainnya juga akan menerima hadiah serupa khususnya bagi yang meraih penghargaan gold atau emas.
” Bukan hanya catur cabang yang diperlombakan juga akan mendapatkan hak yang sama,” kata Only yang dikalangan komunitas catur Sulut sudah tak asing lagi karena kerap menggelar turnamen catur berhadiah. (ram)



