
TALAUD,radarmanadoonline.com – Dihari kedua pergantian Tahun Baru 2026, Satuan Gabungan TNI Polri intens mengamankan ibadah di wilayah Pulau Miangas, Jumat(2/1/2026).
Negara kembali hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam momentum pergantian tahun. Melalui pengamanan oleh aparat TNI POLRI yang bertugas di pulau Miangas wilayah yang merupakan beranda terdepan utara NKRI.
Dimana, TNI-POLRI setiap saat melakukan tugas pengamanan dan siaga di Pos pengamanan yang telah disiapkan.
Wadanramil 1312-07/Miangas, Kapt. Alvian Taengetan mengatakan, aparat gabungan TNI–Polri telah melaksanakan pengamanan ibadah syukuran Tahun Baru 2026 di sejumlah gereja di Desa khusus Miangas, Kecamatan khusus Miangas, jumat (2/1/2026),
” Jadi, pengamanan dilakukan di beberapa titik strategis rumah ibadah, antara lain Gereja Germita Jemaat Efrata, dan Gereja GPDI. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat,” ucap Taengetan kepada awak media.
Lanjut ia, pelaksanaan pengamanan melibatkan Personel Satuan Koramil 1312-07/Miangas, Polsek Miangas, dan Satuan tugas pengamanan pulau kecil terluar seperti Pos Angkatan Darat dan Pos pengamanan Angkatan Laut, TNI POLRI bersinergi untuk menjaga wilayah perbatasan termasuk didalamnya mengamankan jalannya prosesi ibadah tahun baru hari ke dua di Desa khusus Miangas Kecamatan khusus Miangas.
Kehadiran aparat mendapat respons positif dari jemaat dan pengurus gereja. Masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman dalam menjalankan ibadah, sekaligus merasakan kedekatan dan pelayanan langsung dari aparat keamanan.
” Selain menjaga keamanan, aparat hadir dengan pendekatan pelayanan yang membangun rasa aman dan kepercayaan publik dan tentunya Sinergi antara TNI, Polri dan unsur pengamanan internal gereja menunjukkan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi bersama. Pendekatan persuasif yang ditunjukkan personel di lapangan turut memperkuat pesan toleransi dan kebersamaan,” tutur Alvian.
Ditengah dinamika pergantian tahun yang rawan gangguan keamanan, keberhasilan pengamanan ini patut diapresiasi sebagai upaya konkret menjaga harmoni sosial, kebebasan beribadah, dan ketertiban umum demi Indonesia yang aman dan rukun. (Jas)




