Hashim dan LBH GEKIRA Sambangi Sumut
Dialog dengan Gubernur Juga Serahkan Bantuan Bagi yang Terdampak Bencana

MEDAN – radarmanadoonline.com –
Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Kristen Indonesia Raya (LBH-GEKIRA) terus bergerak.
Beberapa kejadian yang terkait dengan kegiatan keagamaan di beberapa kota yang terganggu stabilitasnya dimonitor langsung LBH GEKIRA.
Sebab, bingkai NKRI menjaga kehidupan berkebangsaan dan bernegara adalah absolut harus terus dikumandangkan.
Hal tersebut disampaikan Ketua LBH GEKIRA Dr Santrawan Paparang SH, MH, MKn pada beberapa kesempatan menyikapi kejadian di Jawa Barat yakni Depok, Cikarang dan Bandung.

Apalagi saat ini KUHP Nasional yang baru resmi dijalankan di Indonesia 2 Januari 2026 menjamin soal kegiatan keagamaan.
Disitu disebutkan jika ada gangguan dari kaum intoleran maka bisa kena ancaman 5 tahun penjara.
” Terkait gangguan tersebut LBH GEKIRA terus memonitor dan turun langsung untuk ikut memberikan solusi,” kata Santrawan.
LBH yang dibina langsung adik kandung Presiden Prabowo Subianto yakni Hashim Djojohadikusumo itu bahkan mulai turun ke daerah-daerah menyuarakan agar budaya saling menghormati terus terbangun.
Hal itu juga bagian dari agenda LBH GEKIRA di Medan, Sumut, 11 Januari 2026.

Hashim disambut Gubernur Sumut Bobby Nasution
Di sana, Santrawan dan pengurus LBH Gekira berdialog dengan Gubernur Sumut serta seluruh Walikota dan Bupati setempat.
” Namun bukan sebatas dialog terkait kenyamanan kegiatan keagamaan tapi yang utama adalah misi kemanusiaan karena pak Hashim berkenan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Sumut,” kata Santrawan.
Dari Sumut, Hashim dan LBH Gekira juga menuju Papua dengan misi sama.
” Sama juga dengan di Sumut, beliau (Hashim) juga bersama LBH Gekira akan berkunjung ke Papua pada 15 – 19 Januari 2026 di Papua,” kata pengacara kondang Sulut yang banyak berkiprah di Jakarta ini.
Di Papua juga Hashim dan rombongan LBH Gekira akan bertemu dengan seluruh gubernur ( 5 provinsi) serta seluruh walikota/bupati se Papua utk Dialog Nasional.
” Selain itu juga akan dirangkaikan dengan acara perayaan Natal,” ungkap pengacara juga dosen Pasca Sarjana bidang hukum pada beberapa universitas di Jakarta ini. (ram)


