Radarmanadoonline.com, MANADO — Program Studi D3 Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melepas 42 mahasiswa untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA itu berlangsung di Ruang Pertemuan Teknik Sipil, Lantai 6 Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo.
Pelepasan mahasiswa PKL ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan vokasi, terutama dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja konstruksi yang menuntut kesiapan teknis, kedisiplinan, dan profesionalisme. Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, dengan panitia pelaksana diketuai Ir. Deyke Junita Femeli Mandang, S.T., M.M. Sementara Program Studi D3 Teknik Sipil dipimpin Dr. Febriane Paulina Makalew, S.T., MUDD.
Dalam pendidikan vokasi, PKL bukan sekadar agenda akademik rutin. Program ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menjembatani teori yang dipelajari di kampus dengan realitas dunia industri konstruksi. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diarahkan untuk memperkuat kompetensi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek konstruksi.
Karena itu, pelepasan mahasiswa tidak hanya diisi seremonial, tetapi juga pembekalan intensif. Mahasiswa menerima arahan terkait pelaksanaan PKL, tahapan pelaporan, hingga teknik penulisan laporan PKL yang sistematis. Pembekalan tersebut penting agar pengalaman lapangan yang diperoleh selama PKL tidak berhenti sebagai praktik semata, tetapi juga dapat diolah menjadi laporan akademik yang tertata dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain aspek teknis, mahasiswa juga dibekali kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi tantangan di lapangan. Materi pembekalan mencakup pengelolaan waktu, cara berkomunikasi efektif dengan pembimbing industri, hingga pemahaman mengenai protokol keselamatan dan kesehatan kerja.
Bekal semacam ini penting karena lingkungan kerja konstruksi menuntut ketelitian, kemampuan beradaptasi, dan sikap profesional sejak awal. Kampus tidak hanya melepas mahasiswa untuk belajar di lapangan, tetapi juga berupaya memastikan mereka siap secara menyeluruh sebelum terjun ke dunia kerja nyata.
Bagi mahasiswa vokasi, masa PKL merupakan tahap transisi penting dari ruang kelas ke lingkungan profesional. Di fase inilah pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan diuji dalam situasi lapangan, sekaligus diperkaya melalui pengalaman langsung yang tidak sepenuhnya dapat diperoleh di bangku kuliah.
Dengan demikian, pelepasan 42 mahasiswa D3 Teknik Sipil Polimdo untuk mengikuti PKL Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menandai dimulainya kegiatan lapangan, tetapi juga mencerminkan upaya kampus dalam menyiapkan lulusan yang lebih siap kerja, adaptif, dan memahami tuntutan sektor konstruksi secara nyata. (ivn)






