32.5 C
Manado
Kamis, Oktober 22, 2026
spot_img
Beranda Pendidikan Polimdo Tembus 12 Besar Dunia, Inovasi AI Dosen Polimdo Siap Berlaga di Final...

Tembus 12 Besar Dunia, Inovasi AI Dosen Polimdo Siap Berlaga di Final China

blank

MANADO, RADARMANADOONLINE.COM – Karya inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) buatan tim dosen Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sukses mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Inovasi bertajuk TerraSight AI berhasil menembus jajaran 12 besar dunia pada kategori AI + Machinery dalam ajang The 15th China Innovation & Entrepreneurship Competition.

Capaian bergengsi ini sekaligus menempatkan Polimdo sebagai salah satu utusan Indonesia yang akan bersaing langsung dengan para inovator mancanegara pada babak puncak kompetisi kewirausahaan dan teknologi global tersebut.

Inovasi yang memiliki nama resmi TerraSight AI – Automated Volumetric Progress Monitoring for Earthwork Operations ini dikembangkan khusus untuk meningkatkan efisiensi serta akurasi pemantauan pengerjaan tanah pada sektor industri konstruksi dan pertambangan.

Inovator TerraSight AI, Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa teknologi ini mengintegrasikan pemetaan drone, pemrosesan citra, kecerdasan buatan, hingga analisis data spasial. Sinergi sistem ini memungkinkan perhitungan volume material dan pemantauan progres pengerjaan lapangan berjalan secara otomatis.

Baca Juga:  Polimdo Gelar Workshop TOEFL ITP Tingkatkan Kompetensi Dosen Bahasa

“TerraSight AI mengintegrasikan keahlian pemetaan menggunakan drone dengan teknologi AI untuk mendukung efisiensi kerja alat berat. Sistem ini mampu mempercepat sekaligus meningkatkan akurasi perhitungan volume tanah secara real-time,” jelas Rudolf pada Rabu (21/10/2026).

Dalam tim pengembang TerraSight AI, Rudolf diperkuat oleh dua akademisi Polimdo lainnya, yakni Fardi Kalumata, S.ST., M.T., serta Steven Kamurahan, M.Ars.

Dari ribuan karya yang terdaftar dari berbagai belahan dunia, dewan juri internasional hanya memilih 12 proyek terbaik untuk melaju ke babak final. Tim Polimdo akan berhadapan dengan kontestan dari berbagai negara, di antaranya Hong Kong, Austria, Turki, Inggris, Jerman, Australia, hingga Uzbekistan.

Selain Polimdo, tiga entitas asal Indonesia yang turut melangkah ke babak final adalah PT Gaya Makmur Tractor (Distributor Lean Operations Agent), Politeknik Negeri Banyuwangi (TerraCortex – Smart Machine Brain for Excavators), dan President University (Aegis-HANYUN: Telemetry Monitoring System).

Baca Juga:  Mahasiswa Polimdo Raih Prestasi di IPEC 2, Bersaing dengan Politeknik Negeri se-Indonesia

Rombongan tim TerraSight AI Polimdo dijadwalkan bertolak ke Xuzhou, China, pada 29 Oktober 2026 mendatang untuk mempresentasikan karya inovasi mereka secara langsung di hadapan juri internasional.

Kualitas Pendidikan Vokasi Sulut Berdiri Sejajar di Level Global

Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan tim dosenPolimdo menembus panggung dunia. Ia memohon doa restu masyarakat agar tim Polimdo dapat meraih hasil terbaik di babak final.

“Mohon dukungan doa, Tim TerraSight AI Polimdo Go To Final ke China! Puji Tuhan, kita berada di peringkat 12 dunia untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Ini bukti nyata bahwa kualitas pendidikan vokasi dari Sulawesi Utara sanggup bersaing dan berdiri sejajar di level tertinggi global,” tegas Maryke.

Baca Juga:  Polimdo dan IKPI Teken MoU, Gelar Kuliah Umum Perpajakan dan Masa Depan Indonesia

Gelombang dukungan juga datang dari perwakilan alumni Polimdo, Jein Senkandai, yang mengajak warga Nyiur Melambai memberikan dorongan moral bagi tim Polimdo.

“Selamat untuk Polimdo! Mari torang semua warga Sulawesi Utara berikan doa dan dukungan penuh agar Tim TerraSight AI Polimdo bisa membawa pulang gelar juara dunia dari China,” pungkas Jein.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini