JAKARTA- radarmanadoonline.com-Lembaga Bantuan Hukum Gekira yang merupakan salah satu underbow partai Gerindra Minggu (21/12/2025) merayakan HUT ke – 17.
Acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan SK Ketua LBG Gekira oleh Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo kepada Dr Santrawan Paparang SH, MH, MKn.
Bagi Santrawan memimpin LBH Gekira bukan barang baru. Sebelumnya juga dia telah memimpin LBH ini. Periode ke 2 ini dengan masa bhakti 2025-2030.
” Ini kepercayaan yang tentunya didasari konsep kebangsaan dalam kerangka NKRI melalui kajian bidang hukum,” tukas Santrawan.
Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) mewadahi perjuangan politik umat Kristiani dalam kerangka kebangsaan. Organisasi ini lahir dan berkembang seiring dengan berdirinya Partai Gerindra, serta menjadi bagian dari komitmen partai dalam merangkul keberagaman umat beragama.
Hajatan Gekira tersebut digelar di NT Tower, Jakarta Timur, Sabtu (21/12/2025).
0
Sementara itu, putra Santrawan, Satrya Paparang SH, MH, MK. mendapatkan pengakuan dan.apresiasi dari klub advokat se Asia di Jakarta baru-baru ini.
Etus sapaan Satra, dianggap praktisi hukum muda yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.
” Etus menguasai beberapa bahasa asing. Ini mungkin pertimbangan tersendiri mereka,” kata Santrawan kepada radarmanadoonline.com.
Satrya sendiri belum lama menyelesaikan dua program S2 di bidang Ilmu Hukum (MH) dan Kenotariatan (MKn). Kuliah pun bersamaan.
Dan nilai tambahnya saat ini, dia tengah berada di pertengahan kuliah untuk menyelesaikan studi akhir tertinggi di perguruan tinggi, program Doktor.
Jejak sang ayah yang juga pengacara dengan titel di atas tadi diakui Satrya memicu motivasinya untuk belajar dan terus belajar.
Topangan Santrawan dan isteri asal Sonder Henny Tanbuwun SH dan isteri Satrya ikut memengaruhi rintisan karir di bidang hukum dan permasalahan sengketa tanah.
“Ayah adalah figur yang selama ini.mendukung saya. Apalagi keterlibatan dalam dunia pengacara adalah sangat luar biasa didikan ayah,” kata Satyra suatu ketika. (ram)



