26.2 C
Manado
Jumat, Mei 15, 2026
spot_img
Beranda Nasional Kegiatan Sosial Donor Darah, Pelepasan Burung Merpati Bagian Unsrat Maknai Paskah 2026

Kegiatan Sosial Donor Darah, Pelepasan Burung Merpati Bagian Unsrat Maknai Paskah 2026

MANADO – Radarmanadoonline.com-  Sejumlah kegiatan mewarnai perayaan Paskah Unsrat 2026.
Dimulai dengan aksi kemanusiaan seperti donor darah yang diresmikan oleh Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie M.Eng.,  pada 5 Mei 2026.
Sementara puncak perayaan sendiri adalah ibadah bersama pada Rabu (13/5/2026) di auditorium Fakultas Kedokteran.
Tema perayaan menekankan pada “Terang Kebangkitan Kristus” dan diisi dengan berbagai kegiatan sosial serta kehadiran jajaran pimpinan universitas, fakultas  dan daerah.
Tampak hadir Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus bersama Rektor Unsrat Prof Dr Oktovian Berty Sompie, M-Eng, IPU-Asean-Eng.
Menurut Ketua Panitia Prof. Dr. Eng. Ir. Liany Amelia Hendratta, M.Si, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menyampaikan perayaan Paskah Unsrat ini juga ada agenda pelepasan burung merpati sebagai simbol damai dan kegiatan sosial untuk seluruh civitas akademika.
Kegiatan lain semisal Fakultas Kedokteran (BEMFK) juga mengadakan KKR Paskah khusus di lingkungan fakultas mereka.
Ibadah Paskah tersebut dipimpin Ketua Sinode GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th.
Pdt. Adolf menggarisbawahi bahwa makna kebangkitan Kristus harus menjadi sumber pengharapan dan motor penggerak bagi dunia pendidikan.
Ia menekankan pentingnya institusi akademik dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh sebagai wujud dari nilai-nilai kebangkitan.
Sementara Rektor Unsrat, Prof. Oktovian Sompie, dalam sambutannya apresiasi  kehadiran unsur Forkopimda dan pemerintah daerah.
Menurut dia, kehadiran jajaran pimpinan daerah merupakan bentuk dukungan nyata terhadap terciptanya atmosfer akademik yang harmonis di Unsrat
”Paskah mengajarkan kita tentang pengorbanan dan pembaruan. Semangat inilah yang harus kita implementasikan dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Utara. Dukungan dari Bapak Pangdam dan Pemerintah Provinsi sangat berarti bagi kami,” ujar Prof. Sompie.
Pentingnya institusi akademik dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh sebagai wujud dari nilai-nilai kebangkitan. (r a m)

Baca Juga:  Pasca Ricuh di Tambang Emas Ilegal Ratatotok Milik Ko Yuho, Warga Bakar Tenda, Motor Hingga Mobil

Bagaimana Pendapatmu?