32.5 C
Manado
Kamis, Oktober 22, 2026
spot_img
Beranda Pendidikan Polimdo Padukan Budaya Jepang dan Sulut, Mahasiswa Pariwisata Polimdo Sukses Gelar Event MICE

Padukan Budaya Jepang dan Sulut, Mahasiswa Pariwisata Polimdo Sukses Gelar Event MICE

blank

MANADO, RADARMANADOONLINE.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memperkuat sistem pembelajaran berbasis praktik vokasi. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) bertajuk “Manado Bunka Hoteru, Torang Resutoran Tobeso” pada Selasa (20/10/2026).

Agenda ini merupakan implementasi metode Project-Based Learning (PBL) pada mata kuliah MICE yang dikelola secara langsung oleh mahasiswa Program Studi D3 Pariwisata semester 3. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Polimdo Dra. Mareyke Alelo, S.MAP, jajaran dosen, tamu khusus Mr. Tamaki, serta civitas akademika kampus.

Ketua Panitia, Natasha Mamile, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis dalam merencanakan serta mengelola acara berskala internasional. Mahasiswa tidak hanya menyerap teori di dalam kelas, melainkan terlibat aktif pada seluruh tahapan eksekusi acara.

Baca Juga:  Polimdo Gelar Pembekalan Khusus Sebelum PKL di Industri

Rangkaian acara diawali dengan seminar internasional yang dibawakan oleh Mr. Tamaki. Kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan kolaborasi budaya yang memadukan kebudayaan Jepang dan kekayaan seni tradisional Sulawesi Utara, khususnya daerah Manado, Minahasa, serta Sangihe.

Atmosfer lintas budaya tersebut disajikan melalui penampilan tarian kaligrafi, peragaan busana adat, hingga ragam sajian kuliner fusion khas Jepang dan lokal. Beberapa menu unggulan yang diperkenalkan kepada para pengunjung di antaranya Takoyaki, Onigiri, serta minuman kesegaran Matcha Lemon Tea.

Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, S.MAP, mengapresiasi tinggi dedikasi para mahasiswa dalam mengelola kegiatan berskala besar tersebut. Menurutnya, model pembelajaran berbasis proyek menjadi sarana efektif untuk melatih ketahanan mental, kecerdasan emosional, penyusunan rencana cadangan (backup plan), serta kemampuan beradaptasi di luar perencanaan.

Baca Juga:  Dorong Sinergi Vokasi dan Industri Berbasis Pentahelix, Polimdo Gelar Seminar Nasional PTUV ke-6

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi mengimplementasikan proyek nyata. Mereka belajar menyediakan rencana cadangan (backup plan) dan bekerja sama dengan berbagai pihak, bahkan berhasil mengundang mahasiswa dari jurusan lain seperti Teknik Elektro,” puji Mareyke.

Selain kesiapan teknis, Mareyke mendorong mahasiswa pariwisata Polimdo untuk menangkap peluang magang industri di luar negeri, seperti di Jepang dan Taiwan. Program internasional ini diproyeksikan tidak sekadar untuk mencari pendapatan, melainkan menjadi kesempatan emas memperluas wawasan global, memahami karakter masyarakat internasional, serta mempelajari perkembangan industri pariwisata dunia.

(ivn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini