Gosal Yakin PPK Ormawa Faperta Motivasi Ormawa Fakultas Lain ke Depan

MANADO – Kali pertama Unsrat mengikuti kegiatan Kemendikbudristek terkait Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) dan sukses meraih emas diharapkan bisa memicu tampilan Ormawa Unsrat lagi ke depan.
Sebab mahasiswa Unsrat mampu bersaing di lancah nasional selain ajang-ajang lain besutan Kemendikbudristek.
Hal itu disampaikan Drs Ronny Gosal Msi, tenaga ahli Rektor Unsrat yang menjadi pimpinan tim Unsrat di ajang Abdidaya Jember 2023.
” Kali pertama tampil di kegiatan inklu dan telah angkat nama Unsrat. Luar biasa perjuangan selang 8 bulan ini oleh PPK Ormawa Faperta. Ke depan ini akan menotivasi Ormawa fakultas lain,” kata Gosal yang mantan Wakil Rektor 3 dan juga pernah memimpin organisasi olahraga tinju amatir (Pertina) ini.
Program Penguatan Kapasitas (PPK) Ormawa Fakultas Pertanian Unsrat yang dipimpin Dekan Ir Deddie Tooy Msc, Phd.
Ketua Program Studi Agroteknologi Dr Ir Sofia Wantasen Msi menyebut bahwa perjuangan sekian bulan dari tim Ormawa akhirnya membuahkan hasil.
” Ini hasil luar biasa. Awalnya begitu melelahkan ya namun syukur bisa memberi hasil memuaskan untuk fakultas dan perguruan tinggi,” kata Wantasen yang ikut menjemput rombongan dari Jatim, Senin (11/12/2023).
Wantasen yang bersama dosen Faperta Adeleyda Lumingkewas berkenan menjemput tim dari Jatim. Dekan Deddie Tooy yang sebelumnya ikut mendukung langsung perjuangan PPK Ormawa di Jember masih tugas luar daerah.
Materi PPK Ormawa yang terdiri dari beberapa mahasiswa prodi di Fakultas Pertanian Unsrat terbanyak dari Prodi Agroteknologi.
Sementara dosen pendamping/pembimbing PPK Ormawa yang diserahkan tugas oleh pimpinan Faperta adalah Dr Ir Diane Pioh Msi.
Pada ajang Abdidaya dk Jember, Jatim, 7-10 Desember 2023, 2 PPK Ormawa di Unsrat–satunya FPIK– yang lolos ajang nasional bersama 158 (total 160 PPK Ormawa) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, PPK Faperta berhasil meraih 1 emas.
Ke 160 PPK Ormawa itu tersaring dari haeil monitoring dan evaluasi Kemendikbudristek pada 600 PPK Ormawa yang lolos pendanaan kegiatan 2023. Sebelum ke kelompok 600 dan akhirnya ke kelompok Abdidaya 160 tim, sekitar 2000-an proposal dari seluruh Indonesia diuji dan dikaji Kemendikbudristek.
“Terima kasih kami kepada semua pihak dari pimpinan di kampus hingga pemerintah desa Kauditan 1 ibu hukum tua Nancy Worung dan Sanggar Tani setempat,” kata Ketua Tim PPK Ormawa Reggy Sepang didampingi Dosen Pendamping/Pembimbing Dr Ir Diane Pioh, Msi. (ram)
